Bughh... Pundak gantara dihantam dokter yang baru keluar setelah menangani klara. Dokter muda tersebut salah satu sahabatnya.
"Kau tidak becus menjaga istrimu sendiri! "
"Hai santailah, saat itu aku harus menghadiri acara di kampus bersama para petinggi. " jawab gantara
"Bagaimana bisa istrimu dehidrasi hingga pingsan? Tekanan darahnya pun tinggi! Itu sangat berbahaya bagi ibu hamil! "
"Ya bagaimana....... Sebentar, kau berkata istriku hamil? Hamil? Kau tidak salah?"
"Ayolah tara, kau suaminya tak mungkin istrimu bisa hamil sendiri kecuali itu kau tak bangun. " melirik ke arah pribadi gantara, membuat si pemilik geram.
"Jaga mulutmu, klara hanya disentuh oleh perkasaku! Sebelumnya terimakasih kau telah menolongnya. Sekarang aku ingin bertemu dengannya. " ucap gantara sambil menepuk pundak sahabatnya.
Dilarang pun percuma, padahal kini kondisi klara masih butuh istirahat karena belum sepenuhnya sadar. Bukan gantara kalau tidak pemaksa, ia dengan tergesa mencari istrinya.
Di dalam bilik ruangan, ia menatap kondisi istrinya yang belum sepenuhnya sadar dengan mata berkaca-kaca. Sengaja ia menatap dari kejauhan, karena tidak ingin mengganggu istirahat istrinya. Sambil menunggu klara terbangun, ia segera memberi perintah anak buahnya untuk mengatur administrasi untuk segera masuk ke ruangan ternyaman dalam perawatan.
"Euhhh.. Mass.... " lenguh klara setelah sadar mencari suaminya.
Gantara yang tertidur segera bangun setelah mendengar panggilan istrinya. Ia melihat wanitanya terisak menangis, meminta maaf sambil memegang erat tangannya.
"Sayang, jangan menangis. Aku yang seharusnya minta maaf karena telah meninggalkanmu dan anak kita yang sedang merajuk." ucap gantara sambil mengusap perut klara yang belum terlihat buncit.
"Apa mas? Anak kita? Mana? Anak kita yang mana? " jawab panik klara sambil mencari ke area kamar dengan matanya, ia tidak menyadari usapan perutnya.
"Di sini sayang, anak kita yang belakangan ini membuat drama kecil ini." usap perut klara membu…
Anak Tengah
Kehidupan kecil dalam perut
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 71 Episodes
Comments