"Ternyata kamu juga menikmatinya, apa yang jadi milikku akan tetap untukku" bibir pria seberang sana menyungging senyumnya.
"Banguuuunnnnnnnnnn anak mamah ayo bangunnnnnnn.." lantang suara mamah menggema seisi rumah membuat tiga buah hatinya keluar kamar dalam keadaan kusut masih setengah nyawa.
"Mah, istigfar ini masih pagi!" ucap kakak
"Iya apaan sih mah biasanya juga sepi rumah tuh jam segini mah paling suara panci mbak aja di dapur." si bungsu tidak mau kalah mengeluarkan keluhannya
"Aduhhhh bu ibu satu ini berisik sekali, mahh pliss ini hari libur atuhhhh.." klara sambil mengucek matanya
"Ehh kalian ini apa lupa? hari ini kan kita mau ke makam papah. Ayo bangun! Hari ini papah ulangtahun loh!"
"Hiyaaaampunnn bundadari cantik.... ulangtahun kan buat yang masih hidup, terus mamah kesana mau bawa kue juga? yang ada semut pesta bukan papah!" ledek klara
Kakak dan adik bungsunya menyimak perbincangan duo panci di dalam rumahnya, klara dan mamahnya cenderung bak pinang dibelah dua dibanding saudara kandungnya yang lain jadi sudah bisa dipastikan suara mereka bisingnya sama.
"Ya engga atuh tuan puteri, kita berdoa aja kesana yuk! cepetan mandi, sarapan, lalu cusss." jawab mamah
"Udah kak, ayo mandi lah mungkin bidadari rindu pada pangerannya hahah.." celetuk adik bungsunya yang membuat ketiganya segera masuk kembali ke kamar untuk bersiap-siap.
"Hey anak kecil kamu tidak kuliah kah? tadi mas lewat kelasmu gak ada." suara dari sambungan telepon
"duhhh ada yang kangen nih nampaknya, kan udah dibilang kemarin gak ada jadwal."
"apa iya? kapan ah! mas gak dengar apa-apa. Kangen gak yahh?? hmmmm kangen gak yah? enggak deh ya!"
"Ah gengsinya besar nih walaupun sudah berumur yah hahaha .. yasudah mas, kuputus dulu yah teleponnya mau mandi terus berangkat sama keluarga."
"Yah masih ileran anak kecil, mau pergi kemana ra? hari ini bisa ketemu gak?"
"Enak aja, bangun tidur juga aku tetap cantik ga ileran. Mau ke makam papah, hmmm boleh deh atau nanti dikabari lagi ya mas takutny…
Anak Tengah
Kejutan untuk klara
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 71 Episodes
Comments