"loh ayah bunda! kok ada di sini?" fabian kaget melihat orangtuanya berada di rumahsakit yang sama karena saat berangkat tadi ia melihat tidak ada yang sakit pada keduanya.
"loh kamu juga kenapa di sini? katanya tadi mau pergi jemput teman. ayah bunda ke sini mu jenguk kerabat yang kecelakaan." jelas bunda.
Klara hanya bisa terpaku selain otaknya mulai berpikir sepertinya keluarga fabian ada sangkut paut dengan keluarganya, dia pun harus menata hati kembali bertemu dengan orangtuanya agar tidak terlihat sedih. Sebelum penjelasan lanjut dari orangtua fabian setelah memperkenalkan diri, klara pun izin untuk masuk ruangan terlebih dulu bertemu keluarganya.
"sekarang bunda paham kemana arah kamu nak, kayanya insting bunda tidak salah." terka bunda karena sebenarnya dia pernah bertemu dengan klara walau selintas saat pertemuan keluarga klara ke kediamannya saat itu.
"Mah, kak, dik ayo dimakan dulu kalian lapar kan? sekalian setelah makan diantara kalian pulang saja ke rumah, di sini biar ara yang jaga papah untuk malam ini. Adik dan kakak juga besok harus sekolah pulang lah, bawa mamah sekalian untuk istirahat lebih nyaman." pinta klara
"gak usah ra, biar mamah di sini temani papah takut ada apa-apa. Besok juga kamu kan sekolah."
"Mah, ayo kali ini nurut sama klara daripada mamah ikut sakit besok subuh mamah kembali ke sini gak apa-apa gantian jaga karena ara juga harus berangkat pagi. Ayo sekarang dimakan dulu setelah itu pulang lah. Oiya mah, di depan ada kerabat mamah yang waktu itu kita ke rumahnya."
Sementara kakak dan adik makan, mamah keluar untuk menemui kerabatnya.
"Terimakasih yah mbak, mas sudah datang ke sini mohon doakan suami saya sehat sedia kala." tahan isak tangis mamah klara
"Mbak kita sudah kaya keluarga kalau ada yang bisa saya bantu tolong dikabari, semoga mas daffa sehat sedia kalla" sahut kedua orangtua fabian
"oiya mbak mas untuk urusan rencana anak kita tunda dulu saja biar keluarga fokus pada penyembuhan mas daffa." ucap ayah fabian
"baik mas mb…
Anak Tengah
Ternyata dia wanita itu
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 71 Episodes
Comments