Disaat sedang asik memilih barang, klara mendengar ada yang memanggilnya. Suara pun tak asing, kalau saja tidak pada posisi dekat begini mungkin klara sudah lari menghindari orang ini. Seketika langsung klara pun menuntaskan belanjanya agar cepat pergi dari hadapan orang tersebut.
" oh hai kak, maaf aku pamit duluan yah udah ditunggu keluarga di sana, permisi kak." Pamit klara
Belum saja sepatah kata untuk menjawabnya tapi klara sudah pergi mendahuluinya, ia paham bahwa klara selalu menghindar jika bertemu dengannya. Sesuai dengan ucapan klara saat bertemu kembali di kantin kemarin siang.
"ka ara sini! kemana aja sih lama banget? kita udah mau pulang nih." keluh adik klara
" lah kok udah mau pulang lagi? kenapa? kan kita belum jalan sampai ujung mah, pah."
" Besok lagi aja yah ra, kasian papah udah kecapean tuh nanti malam kan papah harus berangkat lagi takutnya malah sakit karena kelamaan muter di sini. Nah nanti malam siapa yang mau antar papah ke rumah teman biasanya?"
"kakak aja mah, kasian kalau malam yang lain perempuan takut di jalan kenapa-kenapa."
Papah memang selalu berangkat dan pulang kerja bersama teman-temannya dengan mengendarai mobil, jadi mereka mempunyai jadwal rutin pulang dan pergi setiap seminggu sekali karena daerah rumah yang sama.
Malam pun tiba, tandanya papah sudah harus kembali ke perantauan diantar kakak. Walau hanya sehari sudah sedikit mengobati rasa rindu keluarganya. Hanya saja harus mengulang kembali menahan rindu dan sepi di rumah.
"Pah, ingat jaga kesehatan di sana waktunya makan dan istirahat jangan telat. Pulang juga jangan terlalu malam takut nanti ketemu orang aneh lagi. Mamah ingin banget bisa temani papah di kontrakan sana." ucap mamah
" siap istriku terimakasih selalu perhatian, mamah di sini aja urus anak-anak jadi papah tenang kalau ada yang jaga. Papah di sana kan udah banyak temannya."
"Pah, peluk dulu dong kita bakal rindu lagi nih seminggu depan." rengek klara
Akhirnya papah berpamitan dengan memeluk semua anggota kelu…
Anak Tengah
Menghindari dia
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 71 Episodes
Comments