"Mas bangun, kau sudah terlalu lama tidur. Isi perut dulu ya. " Bisik klara ditelinga suaminya. Gantara tidak bereaksi ia masih memejamkan matanya.
"Sayangg ayo bangunlah, hari sudah mulai malam. " Ia memincingkan matanya, menaruh curiga pada suaminya karena enggan saja membuka matanya. Tangan lentik klara langsung bermain di dada bidang suaminya. Gantara yang sebenarnya sudah bangun daritadi sengaja tidak membuka mata karena ingin mengerjai istri kecilnya.
"Happpp... Mulai nakal tanganmu sayang. " Gantara menahan tangan klara yang mulai turun ke area perut merangsang sesuatu untuk bangun kembali. Gantara tersenyum melihat istrinya dengan handuk kecil yang dililitkan di tubuhnya tanda ia baru saja memanjakan diri dengan air dan sabunnya.
"Mas jangan gini dong ah, aku sudah mandi yah jangan sampai kau buat aku basah untuk kedua kalinya ini sudah malam. " Klara merengek meminta tolong karena jari gantara sudah berada di puncak gunungnya memainkan jari dengan lihai.
"Tunggu sebentar sayang kau mengganggu kesenanganku, ini tidak lama aku menyukai tubuhmu dan aroma mu. " Gantara menyesap tengkuk leher yang membuat klara bergelinjang sehingga kini handuknya pun terlepas. Ia mencoba menggapai selimut dengan kakinya agar tubuh polosnya tertutup.
"Jangan malu sayang, aku sudah melihat semuanya bahkan kau sudah melihat milikku. " blushhh pipi klara merah merona, malu mengingat pertarungan tadi siang.
"Tapi mas, jangan begini ayo lepas. Sekarang kita isi perut dahulu agar stamina kita bertambah." Ia berucap berbagai alasan agar jari- jari gantara mulai berhenti bermain di area intimnya.
"Kamu ini pandai sekali beralasan, baiklah aku menyerah. Pakailah baju yang kubelikan lalu tunggu di bawah kita akan makan malam, tadi aku sudah memesan makanan dan ambillah di depan pintu. Sebelumnya... " Slurp.. Gantara menyesap sekilas area bawah klara yang berhasil membuat mata istrinya terbuka lebar melihat kelakuan suaminya.
"Maaassss...ahhh kamu ini mesum sekali. Ayo lekaslah ma…
Anak Tengah
Menyerah dengan junior
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 71 Episodes
Comments