Pagi ini lain dari biasanya, klara sudah bangun dan sibuk naik turun kamar ke dapur. Mbak marni yang terheran pun bertanya kalau nonanya ada perlu apa sampai sesibuk itu, mungkin saja perlu bantuan.
"Gak, gak usah mbak terimakasih. Mbak siapkan seperti biasa saja. Kalau yang ini biar urusanku saja."
Klara memang pandai memasak tapi ia sangat jarang untuk turun langsung ke dapur karena memang antara pandai dan malas berdampingan untuk sifatnya. Klara sengaja membuat bekal dua agar bisa makan bareng dengan sahabatnya yang sudah lama tidak bercerita, hari ini akan menjadi paling sibuk baginya karena jadwal kuliahnya yang sudah mulai padat.
"Mbak yang lain belum pada bangun, nanti kalau mencariku jawab saja ara sudah pergi kuliah pagi hari yah. Sungguh hari ini rasanya ingin bolos deh, padat banget mbak jadwalnya ya ampuuunnn...." klara mengusap wajahnya, belum dilakukan saja dia sudah nampak depresi dengan gelar barunya menjadi mahasiswi. Mbak marni tertawa senang melihat anak tengah yang manja dari tuannya sudah beranjak dewasa, ia bersyukur bisa menjadi bagian dari penghuni rumah tersebut.
"ara pamit yah mbak, assalamualaikum."
"waalaikumsalam, gak ada yang ketinggalan kan nona araaaa?" sedikit berlari mengikuti cepatnya pergerakan klara yang mengejar waktunya.
"Engga mbak gak ada, aku naik ojek aja yah di depan kalau mamah tanya. bye mbakku sayang."
mbak marni pun melambaikan tangannya lalu mengunci pagarnya kembali.
"Jangan tidur mulu makannya, malu sama non sudah semangat pagi hari ayo satu dua satu dua, olahraga gituloh!" celoteh mbak marni pada satpam yang tertidur begadang malam hari.
"wahhhhhhh terimakasihhhhhhh arakimochiii, kiss kiss." seru kimi yang senang diberi bento oleh klara
"dihabiskan jangan dibuang loh aku masak dari subuh, nanti kita makan pas istirahat oke."
"siapppp bu haji ehehehe..."
Sepanjang hari mereka disibukkan dengan beberapa kegiatan di dalam kelas, mengerjakan tugas, menyimak pembelajaran bahkan berdiskusi dengan teman lainnya membuat l…
Anak Tengah
Service om
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 71 Episodes
Comments