Sepanjang perjalanan pulang, fabian terus memutar ulang ingatannya andai saja dulu ia menerima lebih awal perkenalan alih perjodohan dari orangtua mereka mungkin hubungannya tidak ada drama berlebih. Kini ia lebih ringan dalam menjalani langkah masa depannya karena sudah mengetahui siapakah calon pendampingnya nanti, terlebih ayahnya sudah berpesan untuk terus menjaga klara.
Perjalanan fabian tinggal beberapa meter lagi sampai rumah, tapi perasaannya semakin tidak karuan. Dering telepon dari klara membuat panik fabian yang sedang menyetir hingga menepikan dahulu karena ia rasa ini sangat penting, jarang-jarang klara menghubunginya dahulu.
"Kak...bisa tolong ke sini? bantu aku." terdengar isakan klara yang terdengar parau di seberang telepon.
"tenang klara tunggu sebentar, sekarang aku ke sana jangan nangis yah, harus kuat." ucap fabian menguatkan klara
Ia sudah menebak bahwa cepat atau lambat ini akan terjadi untuk semua makhluk hidup di dunia. Fabian segera menghubungi orangtuanya tentang kondisi di rumahsakit dan segera mereka pun menuju ke sana, sedangkan kondisi klara sungguh sangat lemah di saat ia ingin menemani papahnya bermalam di sana malah mendengar bahwa kondisinya semakin kritis. Keluarga klara yang lainnya termasuk mbak marni pun sudah sampai lebih cepat di rumahsakit dan menenangkan klara lebih dahulu.
"Pah, sadar pah, ini mamah. Kami rindu sekali dengan papah. Papah kan janji ingin menyaksikan anak-anak hingga dewasa, seandainya papah memang sudah tidak kuat untuk ini mamah ikhlas pah. Buah hati kita akan selalu mamah jaga, seperti pesan papah." bisik mamah di telinga papah yang diiringi isak tangis.
Ketiga anaknya pun bergantian membisikkan ungkapan cintanya yang diselingi doa. Detak jantung papah semakin turun, sehingga keluarga dipaksa keluar ruangan untuk tindakan dokter.
Mereka semua berpelukan tidak kecuali fabian dikarenakan kondisi klara semakin lemas dan sulit berdiri tegak. Klara dan papahnya memiliki hubungan lebih dekat sehingga dalam kon…
Anak Tengah
Selamat tinggal pah
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 71 Episodes
Comments