Teriakan klara dari ruang makan berhasil membuat anggota keluarga yang lain mendatangi meja makan itu pun dengan mimik agak kesal, bagaimana tidak teriakan klara memang tidak diragukan kebisingannya.
"Ra, mamah tuh kan udah sering ingatkan kalau jadi anak perempuan yang anggun jangan teriak-teriakan kaya tarzan. Terakhir kamu teriak mamah dipanggil ke sekolah karena bikin wali kelasmu mendadak jantungan." ucap mamah
"Ya ampun mah masih aja di ingat itu kan dulu waktu klara masih smp lagian suruh siapa itu wali kelas gak dengerin pendapat klara huh." kesal klara
"sudah sudah, kalian mendebatkan sifat yang sama-sama dimiliki dan itu menurun persis." sela kakak
Seberesnya sarapan mereka diantar mamah untuk belajar di sekolahnya masing-masing kecuali kakak yang lebih memilih menaiki motor ke kampus bersama temannya.
"Jadi anak baik yah kalian sekolahnya, jangan bikin mamah jadi seleb sekolah lagi." peringatan mamah
Pasalnya mamah selalu merasa was-was melepas dua gadis cantiknya untuk bersekolah di tingkat yang sama hanya berbeda tahun saja. Ketakutan mamah beralasan karena seperti cerita saat sarapan tadi di rumah.
"oiya klara, adik, mamah lupa nanti pulang sekolah mamah mau ada acara jadi bakal pulang malam. Hati-hati yah di rumah, cepat pulang kalau sudah beres sekolahnya."
"Siap kanjeng ratu." ucap kompak klara dan adik
"Si kimi bener-bener yah! Kim, kimiiiii kamu yah kemarin yang ngasih tahu ke kak fabian kalau aku jalan-jalan di taman? Ayo ngaku jangan pasang muka tanpa dosa gitu."
"duh apa yah? ngomong apa sih kamu? aku gak paham."
" udah deh kalau gak mau ngaku gakpapa, bukan suatu masalah untukku tapi cukup sampai kemarin les make up gratis kita." klara buang muka
"yey meuni ngambek, iya maaf klara cantik aku waktu itu keceplosan dan aku pun gak sengaja ketemunya terus dia nanya kamu di mana yaudah deh tuh mulut lancar banget jawab pertanyaan dari pria tampan." muka berseri-seri kimi membayangkan wajah fabian.
"Awas yah kalau diulang lagi! pertemanan kita bakal…
Anak Tengah
Siapa dia
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 71 Episodes
Comments
Citlaly Alvarez
Thor, aku sudah tidak sabar untuk baca kelanjutannya!
2024-04-19
1