"Kenapa jadi diam hey anak kecil? jangan bilang kau kaget dengan sentuhanku tadi. Maaf nanti aku ceritakan setelah selesai urusanku. Tunggulah dengan baik di sini, aku hanya sebentar dan jangan kemana-mana yah." hidung mancung klara disentil kecil oleh gantara, klara mengusap hidungnya karena sakit sedikit. Ia menunggu dengan bosan gantara di dalam mobil.
"huhh, katanya sebentar ini udah lebih dari 10 menit kemana sih bapak tua itu? bosan sekali, aku tunggu saja di luar mobil." Klara tidak menurut dan ia memilih membuka pintu mobilnya dan duduk menyamping agar lebih leluasa menghirup udara segar di luar.
Dari kejauhan ia melihat sosok yang dikenal itu mulai mendekat, berbeda dari sebelumnya ia nampak santai melihat mantan tunangannya digandeng oleh wanita yang mengklaim bahwa dialah wanita pertama yang dicintai fabian. Tapi berbeda dengan respon fabian yang melihat klara berada di mobil pak dosen, ia merasa dikhianati karena berpikir bahwa dirinya yang diselingkuhi oleh klara.
"wah wah wah cepat sekali mendapat penggantiku, sekarang sudah di mobil pria lain. Begini caramu membayar hutang? seolah aku yang jahat padahal kamu kan yang lebih dulu main belakang? hah jawab!"
"Apaan sih? yang pandai berbohong di belakang calon istrinya tuh siapa? yang berkhianat tuh siapa? yang selingkuh tuh siapa? apalagi sampai bertukar saliva." ledek klara
"Gak usah membalikkan fakta kalau nyatanya kamu pun berkhianat jalan dengan pria yang menurutmu menyebalkan ternyata termakan juga omonganmu sendiri. Hargamu gak lebih dari jumlah uang masuk pendaftaran."
"Plak(klara menampar pipi fabian dengan keras) jaga omonganmu fabian! harus kamu ingat aku gak akan sejauh ini dengannya kalau waktu itu kamu mudah dihubungi, yang katanya sibuk urus kuliah ternyata sibuk dengan wanita masa lalumu juga. Memang hidupmu sebatas dengan semua masa lalu, sudah sepantasnya kamu berada jauh di belakangku dan salah aku memilihmu untuk berjalan ke depan dulu. Persetan dengan janjimu di depan makam papahku ka…
Anak Tengah
Cerita sebenarnya
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 71 Episodes
Comments