Di sinilah Zeona sekarang. Berdiri di depan sebuah restoran mewah berlantai tiga.
Beberapa kali Zeona menarik napas lalu membuangnya demi untuk mengurangi rasa gugup yang mencengkram jiwa.
Kaki jenjangnya yang terbungkus celana jeans berwarna biru tua melangkah pelan masuk ke dalam restoran.
Ponsel di tangannya berdenting dan Zeona lekas memeriksanya.
Tuan Anjelo: Kalau kamu sudah sampai di restoran. Langsung naik saja ke lantai tiga. Masuk ke ruangan VVIP nomor sembilan.
Usai membaca pesan itu, Zeona mengikuti apa yang diperintahkan Anjelo. Dia masuk ke dalam lift untuk naik ke lantai tiga.
Lift terbuka. Kaki jenjang Zeona kembali melangkah. Gemetaran di tubuhnya semakin tidak bisa dikendalikan.
"Tenang Zeona! Calm down." Zeona menarik napas panjang guna menenangkan diri. Matanya mencari ruangan yang dimaksud. "Itu dia!" serunya seraya mempercepat langkah. Zeona mengetuk pintu dengan tangan yang masih gemetaran. Apalagi saat suara berat dari dalam sana berkumandang menyuruhnya masuk. Semakin tremorlah kedua lutut Zeona.
Lagi, Zeona menelan ludah. Ketika tatapannya bersiborok dengan tatapan tajam dari sepasang mata bagai elang.
Anjelo duduk lesehan menghadap meja yang sudah penuh dengan hidangan ala Jepang.
"Ss-selamat malam, T-Tuan Anjelo?" Zeona menyapa dengan suara terpatah-patah seraya membungkukan sedikit badan.
"Malam juga Zeona. Mari, silakan duduk!"
Zeona mengayun langkahnya yang terasa berat. Bagai ada gerinding bola besi yang terikat di kedua kakinya.
Menjatuhkan bo kong. Dia berhadapan dengan Anjelo yang sangat menawan, namun juga terlihat sangat menakutkan.
"Jadi, kamu butuh bantuan seperti apa dari saya?" Tanpa banyak basa-basi, Anjelo langsung menanyakan pada masalah inti.
Malam ini, terhitung sudah lima kali meneguk ludah. Saking gugup menerjang tubuh Zeona. Gadis berhoodie gading tulang itu mulai membuka mulutnya.
"Ss-seperti yang pernah Tuan dengar saat di club malam. Bahwa ss-saya ingin membebaskan Kakak saya dari jerat nista pros ti tusi…
Simpanan Tuan Anjelo
BAB 6
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 74 Episodes
Comments
Diah Salwa Nabila
maaf bukan menyaperi thor tapi menghampiri🙏
2024-12-14
2
Arni Umha
Kan jelas sekali klo Zoe jg ikutin jejak kakaknya
2025-03-15
0