Mentari pagi menyapa. Menerpa hangat wajah Zeona. Senyum tak henti terlukis dari bibir mungilnya. Hidupnya tak pernah setenang ini. Sang kakak yang dulu selalu ia khawatirkan, kini sudah tinggal lagi bersama dirinya.
Saat ini Zalina masih tertidur pulas, setelah salat subuh tadi tidur kembali. Sedangkan Zeona sedang menjemur pakaian di rooftop kontrakan. Sembari menikmati hangatnya cahaya matahari dan pemandangan atap-atap bangunan yang berjejer di tepian ibukota ini.
Ponsel di saku celana bergetar. Zeona merogohnya dengan gerakan pelan. "Alden?" Zeona menempelkan benda pipih itu ke telinga.
[Halo Al?]
[Zeo, kamu ke mana aja dua hari ini nggak ada ngabarin aku? Mentang-mentang udah lulus sekolah. Tega deh lupain teman sebangkumu ini. Sombong!] Di seberang sana, Alden mengerucutkan bibir.
Kekehan geli terdengar. Menyapa gendang telinga Alden Prawira. [Aduh, maaf banget, Al. Dua hari kebelakang aku bener-bener sibuk banget. Sampai nggak sempat pegang hp, maaf banget ya, Pangeran Alden.]
[Iya deh aku maafin. Tapi hari ini bisa nggak kita ketemu?]
[Jam berapa, Al?]
[Sekarang aja. Bisa?]
[Bisa. Bisa. Di mana?]
Di seberang sana, Alden tertawa bahagia sambil mengangkat tinjunya ke udara lalu menariknya ke perut. [Di Cafe Solaria yang ada di dekat sekolah.]
[Ok!]
Percakapan di balik telepon itu berakhir karena kesepakatan sudah di dapat. Zeona lekas turun dari rooftop kontrakan.
Sementara Alden, pemuda yang satu tahun lebih muda dari Zeona itu sedang bersorak-sorak di dalam kamarnya. Saking bahagia karena bisa bertemu dengan gadis yang ia cinta.
"Siap-siap dulu ah!" Melompat-lompat macam katak perilaku Alden pagi ini. Jutaan kupu-kupu seolah beterbangan di dalam perutnya dan berhasil menggelitik perut sampai tembus ke jantung. Menjadikan tertawa-tawa sendiri. Dengan jantung yang seperti dangdutan.
"I found a love for me ...
Oh, darling, just dive right in and follow my lead
Well, I found a girl, beautiful and sweet
Oh, I never ..."
Sepanjang bersiap, Alden terus meny…
Simpanan Tuan Anjelo
BAB 16
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 74 Episodes
Comments