"Akhirnya ... gadis murahan itu pergi dari kehidupan Anjelo. Semoga saja kau tak pernah muncul lagi Zeona. Semoga kau segera menyusul Kakakmu agar Anjelo tak bisa lagi menemukanmu!" Indi menenggak cairan bening dari gelas yang ada di tangannya lalu tersenyum miring. "Tak ada satu orang pun yang boleh merusak rumah tangga Anjelo dan Vivian. Tak ada yang boleh merusak kebahagiaan calon cucuku," desisnya penuh kemenangan.
Dia bangkit dari minibar yang ada di lantai empat rumahnya. Berjalan masuk ke dalam lift untuk turun ke kamarnya yang ada di lantai dua.
Sementara itu di Paris. Anjelo dan Eric baru saja keluar dari toko ponsel.
Mereka berdua masuk ke dalam taksi untuk lanjut pulang ke hunian milik keluarga Holland yang ada di sana.
Sesampainya di rumah, Anjelo langsung masuk ke dalam kamar. Menjatuhkan tubuh di atas tempat tidur dan mengeluarkan ponsel tadi. Dia sudah tak sabar ingin menghubungi Zeona.
"Nomor yang anda tuju sedang tidak akt-"
"Arghh! Sial!" Anjelo meradang. Meninju kasur yang ia duduki. Berulang kali menghubungi nomor Zeona. Jawabannya selalu sama.
Dia berpindah mengirim pesan dan voice note. Namun semua itu sia-sia. Centang satu.
"Zeona ke mana sih?" gerutunya dengan emosi yang mendadak menggelegak. Kerinduannya pada gadis itu sudah di ubun-ubun. Inginnya melakukan vc dan bercengkrama.
Tapi keinginan itu hanyalah khayalan semata. Kekecewaan lah yang ia dapatkan. Rasanya ingin mengamuk, membanting semua barang yang terlihat oleh mata.
Di tengah kekesalan yang membuncah itu, suara Eric berseru dari luar pintu. "Masuk Ric!" titahnya dan pintu pun terdorong ke dalam.
Eric muncul dengan ponsel di tangan. "Nyonya Indi ingin berbicara dengan anda, Tuan," beri tahunya sambil memberikan ponsel.
"Tsk. Mama mau apa sih?" Anjelo misuh-misuh tapi tetap menempelkan ponsel Eric ke telinga.
[Halo Ma, ada apa?] Anjelo bertanya. Dia berjalan menuju balkon dan berbincang di sana bersama Ibunya.
[Anjel, kenapa nomormu susah dihubungi? Eric bilang, ponselmu…
Simpanan Tuan Anjelo
BAB 66
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 74 Episodes
Comments
partini
ini mah keluar kandang macam masuk kandang singa
2025-01-19
1