Pagi sekali, Indi langsung mengetuk pintu kamar anaknya. Tak lama, pintu di depannya terbuka. Muncul lah Vivian dengan mata yang masih sedikit terpejam dan rambut yang sedikit acak-acakan.
"Ada apa Ma?" tanyanya dengan suara serak.
"Anjel udah bangun Vi?"
Kening Vivian saling bertaut. "Emangnya semalam Mas Anjel pulang?" Pertanyaan dijawab pertanyaan. Sungguh membingungkan.
Indi berdecak pelan. "Pulang jam satu dini hari." Jawab Indi dan langsung melontarkan pertanyaan kembali, "Memangnya dia tidak tidur di kamar ini?"
"Nggak Ma. Mungkin dia nggak mau bangunin aku." Vivian menjawab asal.
"Terus sekarang dia tidur di mana?" Indi bertanya lagi.
"Di ruang kerjanya, mungkin?" Vivian mengangkat kedua bahu.
Kini, giliran Indi yang mengerutkan kening. Tapi tidak melemparkan pertanyaan lagi. Dia langsung menuju ke ruang kerja Anjelo.
Mengetuk pintu sebanyak dua kali. Namun tak ada jawaban sama sekali. "ANJEL, INI MAMA! TOLONG BUKA PINTUNYA!" Tak lama setelah teriakan itu, pintu di hadapan pun terbuka.
Anjelo keluar dengan rambut yang masih basah. Celana pendek selutut dan kaos oblong menjadi outfitnya. "Ada apa Ma?" tanyanya sambil menggosokkan handuk kecil ke rambutnya.
"Mama mau bicara!" Indi merangsak masuk ke ruang kerja Anjelo. Langsung menjatuhkan tubuhnya di sofa.
Anjelo menutup pintu terlebih dahulu sebelum menyusul ibunya.
Anak dan ibu duduk saling berhadapan. Suasana pun berubah sedikit mencekam.
"Mama mau bicarain apa?" Anjelo buka suara.
Indi langsung to the point. "Ini soal yang semalam, Anjel. Mama mohon sama kamu, tolong jangan lakukan tes DNA pada bayi yang dikandung Vivian. Mama nggak mau nama baik kita tercoreng. Kalau kamu tetap dengan rencanamu itu, maka jangan salahkan Mama jika gadis yang kamu cintai, akan menanggung akibatnya."
"Mama!" Anjelo membola mata. "Jangan libatkan Zeona dalam masalah ini! Dia tid-"
"No! No!" Indi menggerak-gerakkan telunjuknya. "Jangan banyak protes! Kalau kamu mau gadis itu baik-baik saja, maka batalkan renc…
Simpanan Tuan Anjelo
BAB 56
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 74 Episodes
Comments
اختی وحی
jngn dibikin muter² thor, emaknya malah dibikin bodoh
2025-01-09
2
partini
makin menarik
2025-01-09
1