"G-Gio?" Zeona menenggak saliva susah payah. Tak menyangka bisa bertemu dengan teman sekelasnya. "Sial banget sih malam ini. Tadi ketemu lagi dengan Tuan Fabian. Sekarang, malah ketemu sama Si Gio. Cowok playboy yang menyebalkan!" Zeona menggerutu dalam hatinya.
"Lo kerja di sini ya?" Pertanyaan dari Gio berhasil mematahkan gerutuan dalam hati Zeona.
Gadis itu lekas menganggukkan kepala seraya melempar senyum kecil.
"Waw, menarik sekali!" Gio berseru diiringi kekehan merendahkan. "Jadi pelayan doang? Atau nyambi jualan serabi?" bisiknya dengan nada mencemooh. "Kalau sambil jualan serabi legit, gue mau beli dong! Gue penasaran sama rasa dari serabi cewek so jual mahal kayak lo! Masih sempit atau udah long-gar?" Perkataan Gio sudah termasuk ke dalam pele c* han verbal.
Tangan Zeona sudah gatal, ingin menampar mulut menjijikan lelaki di hadapannya ini, namun perkataan dari sang pemilik club malam berkelebatan di dalam ingatan.
"Jangan kurang ajar pada pengunjung. Jika mereka menggoda dengan kata-kata atau apalah itu, segera laporkan saja pada security. Jangan sekali-sekali membuat keributan. Apalagi membentak pengunjung tersebut. Karena saya tidak mau nama baik club ini menjadi buruk di mata para tamu! Jika salah satu dari kalian berani melanggar, maka kalian akan langsung saya berhentikan!"
Maka dari itu, Zeona hanya mampu mengepalkan kedua tangannya di sisi badan. Dia tak meladeni perkataan Gio. Bergegas pergi dari hadapan lelaki berjaket kulit hitam itu.
"Cih! Awas lo Zeona. Malam ini, lo nggak akan bisa lari lagi dari gue!" Gio menyeringai. Dia melanjutkan langkah menuju toilet sambil bersiul bahagia.
"Mudah-mudahan aku tidak berpapasan lagi dengan Si Gio playboy itu!" Zeona membuang napasnya dengan kasar. Dia kembali melanjutkan pekerjaannya. Bolak-balik mengantarkan pesanan para pengunjung.
Semakin malam, suasana di club itu semakin ramai. Penuh sesak sampai sulit untuk meregangkan badan. Tubuh ramping Zeona bergerak gesit di antara padatnya manusia yan…
Simpanan Tuan Anjelo
BAB 22
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 74 Episodes
Comments