Sepanjang melakukan penyatuan, Zeona terus saja memikirkan tentang perkataan Anjelo tadi.
"Alden mencintaimu, Zeona ..."
Wanita yang kini sedang berada di bawah naungan Anjelo itu terus membatin lirih. "Maafkan aku Al. Semoga kamu segera melupakanku. Karena aku tidak pantas untukmu!"
"Zeona ..." Suara berat Anjelo berkumandang.
"Ahh .. i-ya T-tuan?"
"Kenapa kamu diam saja? Keluarkan suara merdumu!" titah Anjelo sembari merunduk dan menggigit puncak gunung. Mengakibatkan suara syahdu Zeona pun lolos. "Good girl." Anjelo menyeringai. Melanjutkan kembali kegiatannya, memompa tv bvh Zeona.
*****
Eric tertegun di ruangannya. Tadinya selepas makan siang, ia ingin menjenguk Zalina. Tapi sayangnya, dia tidak tahu pasti di kamar berapa dan bangsal perawatan mana Zalina dirawat. Yang ia tahu hanya rumah sakitnya saja.
"Ah, seharusnya malam itu, aku menanyakan kepada Zeona, di kamar berapa Zalina dirawat," monolog Eric penuh sesal.
Dia mendesah. Mengambil ponsel untuk melihat notifikasi. Takut jika Anjelo menghubunginya. Tapi ternyata tidak ada panggilan ataupun pesan sama sekali.
"Tuan Anjel pergi ke mana ya?" Eric bertanya pada dirinya sendiri. "Sudah hampir jam dua dan beliau belum kembali ke kantor," lanjutnya agak sedikit cemas.
"Apa ak--" Saat akan bermonolog lagi, ponsel canggihnya berdering. Jadilah Eric tak melanjutkan ucapannya. "Bu Vivian?" Sedikit terbelalak Eric melihat istri dari Tuannya menelepon.
Menempelkan ponsel ke telinga lalu menarik napas dan membuangnya secara perlahan.
[Eric!] Suara nyaring Vivian menyapa gendang telinga Eric.
[Iya, Bu. Ada yang bisa saya bantu?]
[Suami saya ke mana? Kenapa nomornya tidak bisa dihubungi? Apakah dia ada di ruangannya?]
Eric memijit batang hidungnya. Agak pusing dia harus menjawab apa. Takut salah menjawab dan akibatnya pasti akan runyam. Secara dia tahu tabiat Vivian yang arogan dan suka marah-marah.
[Eric!] Laungan Vivian terdengar lagi.
[Ah ya, Bu. Bapak sedang tidak ada di kantor. Tadi beliau pergi ke…
Simpanan Tuan Anjelo
BAB 26
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 74 Episodes
Comments