"Jaga diri dan jaga hati. Ingat pesan saya! Jangan dekat-dekat dengan lelaki lain! Terutama Alden!"
"Siap Tuan!"
"Saya pulang duluan!" Anjelo menarik kepala Zeona dan melabuhkan kecupan singkat di kening gadis berpiyama putih tulang itu. Lalu memeluk tubuh rampingnya dengan erat. "Saya pasti akan sangat merindukanmu, Zeona." Kecupan itu turun ke kedua kelopak mata, hidung, kedua pipi, dagu dan bermuara di bibir mungil Zeona. Seolah tak ada bosannya, Anjelo terus menyesap benda kenyal itu. "Saya sudah transfer uang ke rekening kamu untuk belanja dan perawatan!" beri tahunya saat tautan mereka sudah terlepas.
"Kenapa Tuan mentransfer uang ke rekening saya? Kan kartu debit Tuan ada di saya," ucap Zeona melayangkan protes. Bagi gadis itu, saldo yang ada di dalam kartu debit yang diberikan Anjelo sudah lebih dari cukup.
Anjelo meletakkan telunjuknya di bibir Zeona. "Uang yang ada di kartu debit itu khusus untuk pengobatan kakakmu," ucapnya memberi tahu. "Yang baru saja saya transfer adalah uang khusus untuk kamu," sambungnya menjelaskan. "Jangan banyak protes! Pakai saja uang itu sesuka hatimu."
Zeona pun tak protes lagi. Dia memang bukan cewek matre, tapi jika Anjelo memaksa, dia bisa apa selain menerimanya dengan hati bahagia. "Terima kasih, Tuan."
"Iya, Sweety! Sampai jumpa minggu depan!"
"Iya, Tuan. Hati-hati di jalan. Semoga liburannya menyenangkan." Zeona memeluk tubuh Anjelo sekilas lalu mengantarkan lelaki berjaket hitam itu sampai ke ambang pintu apartemen. Melambaikan tangan hingga Anjelo masuk ke dalam lift.
"Kenapa hatiku sakit sekali?" gumamnya sambil memegangi dada. Membayangkan Anjelo akan menghabiskan waktu bersama dengan istri pertamanya. Dan melakukan hubungan mesra karena tujuan mereka berlibur adalah untuk punya anak. Dada Zeona semakin sesak. Dia jadi ingin mengeluarkan air mata. "Hush! Hush! Pergi kau pikiran jelek!" dengusnya sambil memutar tumit dan masuk kembali ke adalam apartemen. Dia harus beres-beres dulu sebelum pulang ke rumah.
Set…
Simpanan Tuan Anjelo
BAB 41
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 74 Episodes
Comments