"Aakhh ... tt-ti-dak mungkin. Tidaaakkk!" Zeona memekik tertahan. Jantungnya seolah gagal memompa darah. Napas yang berembus seperti tertahan di kerongkongan. Menghasilkan nyeri yang menusuk ulu hati tembus ke tulang. Menjadikan seluruh tubuhnya lemas tak bisa digerakkan.
"Kakaaaak!" Ponsel di tangan jatuh ke sajadah yang ia duduki. Untuk beberapa saat, kesadaran Zeona seakan menghilang dari badan. Tatap matanya kosong tapi penuh dengan air mata.
[Mbak Zeo ... Mbak Zalina meninggal dunia.]
Pemberitahuan dari Suster Ira telah meluluh lantakkan segalanya. Jiwa raga Zeona remuk redam tak ada tenaga untuk membangkitkan diri. Bahkan hanya untuk menggerakkan jari saja dia tidak mampu.
Semuanya seperti mimpi. Sampai tak bisa ia cerna dengan otak.
"Kakaaak! Jangan tinggalkan akuuu!" Zeona bangkit. Menanggalkan mukena yang ia pakai. Berlari keluar dari musala tanpa alas kaki. Berlari dan terus berlari menapaki koridor rumah sakit yang begitu dingin dan sedikit sepi. Air mata terus membanjiri.
Sampai di depan ruangan tadi, Dokter Fadli sudah berdiri bersama dua orang perawat laki-laki dan dua suster perempuan yang salah satunya adalah Suster Ira.
"Dokter, Kakak saya ..." Tubuh Zeona ambruk. Terduduk lemah di atas lantai.
Keempat perawat dan Dokter Fadli sendiri buru-buru membantu Zeona berdiri dan memapahnya supaya bisa duduk di kursi tunggu.
"Maafkan saya, Zeona ... saya tidak bisa menyelamatkan Kakakmu." Penjelasan Dokter Fadli membuat Zeona menjerit histeris.
Kehilangan yang berusaha ia sangkal, sekarang sudah tak berguna lagi. Kakaknya benar-benar telah tiada. "Kakaaaaak!" Zeona bangkit, kemudian berlari masuk ke ruangan di mana Zalina berada diikuti oleh Dokter Fadli.
Rasa sesak menyeruak di hati Dokter berwajah tampan itu, begitu juga keempat perawat tadi. Mereka ikut menitikkan air mata melihat kesedihan yang dialami Zeona.
Zeona meraung. Memeluk tubuh Zalina yang sudah terbujur kaku di atas ranjang rumah sakit. "Kakaaak ... jangan pergi! Jangan tinggalkan a…
Simpanan Tuan Anjelo
BAB 63
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 74 Episodes
Comments
partini
holang kayah kehabisan baterai mau keluar negri lagi
lanjut Thor
2025-01-16
1
Su Santi
air mataku tak berhenti bacanya
2025-01-16
1
Badri A54
lanjut torr aduhh baperr
2025-01-16
1