Zalina tak dapat tidur dengan nyenyak, terus merubah posisi. Menyamping ke kanan, kemudian menyamping ke kiri. Pikirannya terus tertuju pada Zeona. Pada rahasia yang adiknya sembunyikan.
Perlahan dia membuka mata. Bangun dari tidurnya. "Zeo." Dia menyeru tepat di telinga Zeona. Yang dipanggil bergeming. Tetap memejamkan mata dengan posisi membelakangi dirinya.
Zalina turun dari tempat tidur. Menghidupkan senter di ponselnya. Kaki polosnya berjinjit, menuju tas milik Zeona yang tergantung di dinding. Mengambil tas itu dan memeriksanya. Buru-buru dia memeriksa dompet Zeona. Dia penasaran dengan obat yang kemarin terselip di celah dompet milik adiknya itu.
"Kok obatnya tidak ada?" Zalina bergumam tanpa suara. Dia mengulangi lagi pemeriksaannya. Nihil, obat yang kemarin tetap tidak ada. "Ah, jangan-jangan Zeona sudah tahu kalau aku menggeledah tas dan dompetnya dan dia memindahkan obat tersebut?" Kembali lagi wanita berpiyama mocca itu mengeluarkan kata tanpa suara.
Karena yang dicari tidak ada, Zalina menggantungkan kembali tas itu ke tempat asalnya. Dia pun kembali merebahkan badan di samping sang adik yang tertidur sangat pulas.
"Sepertinya, aku harus mengikuti Zeo saat dia keluar dari rumah," putus Zalina dengan mantap.
*****
"Anjel, aku mau keluar sebentar!"
"Hm."
Kehangatan dan kemesraan yang sempat tercipta saat liburan di Italia, nyatanya tidak bertahan lama. Vivian dan Anjelo kembali cuek seperti sediakala.
Sekuat apapun mereka berusaha menumbuhkan rasa cinta, hasilnya tetap sama. Hati mereka takkan pernah bisa saling bertaut karena sudah ada cinta terdahulu yang mengisinya. Itu berlaku untuk Vivian. Bagi Anjelo?
Entahlah. Lelaki bermata tajam itu sangat sulit untuk mengakui perasaannya.
Vivian masuk ke dalam mobilnya. Tujuannya adalah pergi ke rumah sakit untuk melihat keadaan Raka. Tapi dia akan pura-pura menemui Meta, sepupu suaminya.
Keadaan sekarang sudah berbeda. Dia tak lagi leluasa untuk menemui Raka. Ayahnya pasti sudah menyuruh orang untuk…
Simpanan Tuan Anjelo
BAB 47
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 74 Episodes
Comments