BAB 24

Meremat jemari sambil memejamkan mata. Itulah yang dilakukan Zeona seraya menunggu kakaknya yang sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh Dokter Onkologi. 

Jantungnya berdebaran tak menentu. Segala kemungkinan baik dan buruk bercampur menjadi satu. Meski begitu, Zeona tetap berusaha berpikir positif dan optimis. Berharap keajaiban Tuhan datang dan tiba-tiba menghilangkan penyakit kakaknya. 

Ruang pemeriksaan terbuka dan Zeona langsung menegakkan badan. Menyambut Dokter dan kakaknya yang kini sudah keluar.

Di sinilah mereka bertiga berada, di ruang rawat yang sebelumnya. 

"Dok, bagaimana keadaan kakak saya?" 

Dokter bername tag Denis Wirawan itu menghela napas pelan sebelum menjawab pertanyaan Zeona. Dia juga melirik dulu ke arah Zalina yang terbaring lemah di atas ranjangnya. "Kanker rahim yang diderita Mbak Zalina sudah menyebar ke kandung kemih dan rektum. Stadiumnya sudah meningkat menjadi empat."

Bagai dihantam tinju raksasa, dada Zeona langsung terasa sesak. Butiran-butiran bening luruh begitu saja dari kedua matanya. "Kakak." Zeona memeluk Zalina dan menangis tersedu tanpa mempedulikan kehadiran Dokter Denis. 

Seluruh tubuhnya seolah lumpuh layu. Tak bisa digerakkan saking hancurnya mendengar keterangan menyakitkan yang selama ini selalu ia takutkan. 

Kakak beradik itu saling terisak bersama. 

Kejadian itu tak luput dari perhatian Denis. Dokter berkacamata berumur tiga puluh enam tahun itu ikut prihatin melihatnya. Apalagi mengetahui fakta jika mereka hidup hanya berdua tanpa adanya orang tua. "Semoga Tuhan menguatkan kalian," bisiknya dalam hati. 

Setelah sekian menit menangis, akhirnya Zeona dan Zalina mengakhirinya. Mereka berdua meminta maaf pada Dokter Denis karena terbawa suasana. 

"Maafkan kami berdua, Dok. Kami berdua malah menangis berjamaah. Padahal ada Dokter yang menunggu untuk menjelaskan keadaan saya," imbuh Zalina dengan suara lemah dan parau. 

"Tidak apa-apa. Saya sangat mengerti tentang kesedihan kalian. Jika sudah selesai tangis menangi…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!