"Zeona?" Yang dipanggil namanya menolehkan kepala dan seketika itu juga membelalakan mata.
"Tuan Anjelo?" Bibir merah delima Zeona bergumam tanpa suara. Jantungnya seolah loncat dari dasar perut. Pencapit yang dipegangnya sampai terjun bebas ke lantai.
Semua orang yang ada di sana ikut melongo.
Baik Anjelo dan Zeona tak menyangka akan bertemu di sana.
Tanpa mempedulikan keadaan, Anjelo merangsak dan memeluk wanita yang selama ini ia cari. "Kamu ke mana saja, Zeo? Kenapa kamu pergi meninggalkan saya? Saya kelimpungan mencari kamu. Saya hampir gila karena dirimu!" Anjelo mencurahkan isi hatinya dengan emosional. Pelukannya semakin erat dan membuat semua orang yang ada di sana berbisik bertanya-tanya.
Mendengar bisik-bisik dari Pak Kades dan para pembeli serta dua orang pegawai di kedai ayam bakar itu, Anjelo dengan lantai mengeluarkan suaranya.
"Perhatian semuanya. Zeona adalah istri saya! Dia pergi meninggalkan saya karena kami bertengkar!"
Membola mata Zeona. Dia ingin protes tapi Anjelo mencengkram erat bahunya.
"Euleuh ... syukur atuh, akhirnya Neng Zeze bertemu lagi dengan suami," celetuk Pak Kades.
"Kami ikut senang mendengarnya!" teriak salah satu pembeli. Selanjutnya, semuanya bertepuk tangan.
"Silakan makan ayam bakar sepuasnya, saya yang bayar. Tapi izinkan saya berbicara empat mata dengan istri saya!"
"Mangga, Pak. Terima kasih traktirannya!"
Anjelo dan Zeona pun pergi dari kedai itu. Duduk berdua di sebuah saung yang agak jauh dari sana.
"Tt-Tuan ss-saya ..." Secepat kilatan cahaya, Anjelo menutup mulut Zeona.
"Kamu tak perlu menjelaskan apapun. Saya sudah tahu semuanya. Kamu pergi meninggalkan saya karena disuruh Mama. Dia sudah menceritakan semuanya pada saya, Zeo. Dia menyesali segalanya."
Zeona membeliakkan mata. Tak percaya dengan perkataan yang baru saja didengarnya.
Anjelo kembali memeluk Zeona, namun kini ada yang baru ia rasakan. Perut istrinya serasa jauh lebih besar dari sebelumnya. Anjelo melepas pelukan lalu meraba perut Zeona…
Simpanan Tuan Anjelo
BAB 73
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 74 Episodes
Comments
partini
nunggu satu abad lagi bacanya 😁😁
2025-02-04
1
Desli Gunde
next
2025-02-05
1