Sebisa mungkin wanita berkemeja merah muda itu menyembunyikan kegugupannya. Berdehem dua kali guna menormalkan detak jantungnya yang bertalu bagai genderang mau perang.
"Papi ngomong apa sih?" Vivian memasang wajah senatural mungkin. Dia tak boleh gegabah dalam mengambil sikap. Bisa saja ini adalah jebakan atau lelucon.
Tanpa diduga dan disangka, Yudis menggebrak meja. Membuat Vivian terlonjak dengan jantung yang serasa jatuh ke dasar perut.
"Papiii!" Vivian melaung sembari memegangi dadanya. Bukan hanya jantungnya yang hampir loncat, tetapi matanya pun sama.
"Sudahi semua kepura-puraanmu itu, Vivian! Papi sudah tahu semuanya. Pap--"
"Apa maksud Papi?" Secepat kilat, Vivian menikung ucapan ayahnya.
Yudis berdecih dan melempar senyum sinis pada putri sulungnya. "Papi sudah tahu hubungan terlarangmu dengan Raka!"
Jantung Vivian seperti ditarik paksa dari dalam rongga dada. Mengakibatkan paru-parunya kesulitan menghirup oksigen. Sesak napas dengan seluruh tubuh gemetaran. Keringat sebesar biji jagung bercucuran membasahi tubuhnya. Lidahnya kelu. Susah untuk mengeluarkan suara apalagi mengeluarkan bantahan.
"Kenapa Vivi? Kenapa kamu melakukan semua ini?! KENAPA KAMU TEGA MENGKHIANATI SUAMIMU?!" Dua kalimat pertama terucap dengan suara rendah, namun kalimat tanya terakhir terucap dengan suara menggelegar dan menusuk batin.
"Papi bicara apa sih? Aku tidak mengkhi--"
"CUKUP VIVIAN!" Yudis memotong ucapan Vivian. Membuat bibir bergincu merah itu mengatup rapat. "Papi melihat dengan mata kepala Papi sendiri, kamu berciuman mesra dengan Raka di Bali seminggu yang lalu! Tepatnya di seberang hotel Alila!" Yudis memuntahkan semua unek-unek yang seminggu ini dia simpan dalam diam. Kini, semua kekesalan, kekecewaan dan kemarahan dimuntahkan pada Vivian. Sang pelaku yang membuatnya malu dan merasa gagal menjadi seorang ayah.
"Jangan membantah ataupun mengelak, Vivi! Akui saja semuanya. Sejak kapan kamu dan Raka menjalin hubungan terlarang itu? Sejak kapan Maurencia Vivian?!" bentak…
Simpanan Tuan Anjelo
BAB 36
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 74 Episodes
Comments