"Kenapa tidak diangkat?" Alden yang melihat Zeona malah menonaktifkan ponselnya bertanya penasaran.
"Ah i-tu Al, nomor nyasar!" Zeona terpaksa berdusta karena tak mungkin mengatakan yang sebenarnya.
"Ooh ... begitu ya?" Alden angguk-angguk.
"Al, aku mau beres-beres dulu ya?" Zeona bangkit berdiri. Berjalan ke dapur untuk mengambil sapu. Ruang depannya begitu berantakan. Bekas tamu dan para pelayat.
"Aku bantu!" Alden menawarkan diri.
"Nggak usah! Kamu duduk aja sana di dalam kamar. Aku mau menyapu dan mengepel ruang depan dulu," beri tahu Zeona.
"Nggak ah! Aku mau bantu kamu. Aku yang nyapu. Kamu yang mengepel lantai!" Alden kukuh dan Zeona pun tak bisa menolak. Ia membiarkan pemuda berkemeja hitam itu menggerak-gerakan sapu ke kiri dan kanan. Depan belakang.
Sementara itu, di atas balkon hotel, Anjelo mencengkram erat ponsel milik Eric. Buku-buku jarinya terlihat memutih dan matanya menatap tajam pada layar ponsel tersebut. Darahnya mendidih sebab Zeona tak mengangkat panggilannya. Malah kini, nomor Zeona tidak aktif.
Ingin membanting ponsel. Tapi warasnya masih tersisa. Yang ditangannya saat ini adalah ponsel sekretarisnya.
"Kenapa Tuan?" Melihat raut murka yang tercetak jelas di wajah atasannya, Eric pun memberanikan diri untuk bertanya meski dengan hati yang sedikit was-was.
"Zeona malah menolak panggilanku, Eric. Dan sekarang nomornya malah tidak aktif!" desis Anjelo.
"Coba hubungi nomor Zalina!" usul Eric.
"Nih, kamu saja!" Anjelo memberikan kembali ponsel kepada si empunya.
Dengan sabar, Eric pun mengambil ponselnya dan mendial nomor Zalina.
"Nomor yang an-"
Mendesah Eric. "Nomor Zalina juga tidak aktif, Tuan!"
Semakin kesal Anjelo. Jika dia sedang tidak berada di luar negeri, sudah pasti dirinya akan langsung mendatangi Zeona ke kampusnya. Membawa gadis itu ke apartemen dan menghukumnya sampai menjerit-jerit meminta ampun. Tapi sayang, dirinya harus menunggu sampai sepuluh hari ke depan untuk melakukan itu.
Jadilah mood nya memburuk. Untungny…
Simpanan Tuan Anjelo
BAB 65
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 74 Episodes
Comments
partini
hamidun kah
ternyata bos enjelo rada OOn dikit
2025-01-18
1