Anjelo meneguk kasar wine yang ada di dalam gelas. Kemudian menghentakkan gelas kosong itu ke atas meja bar. Matanya menatap nyalang, pada gelas yang tak tahu apa-apa. Ucapan Dokter Adi berkelebatan. Menusuk hati dan juga jiwa raganya.
"... bayi yang ada dalam kandungan istri anda, kemungkinan bukan darah daging anda, Pak Anjelo. Jika ingin mendapatkan hasil akurat, silakan lakukan tes DNA."
"Berarti selama ini, kau sudah bermain gila di belakangku, Vivian?" desis Anjelo mencengkram kuat gelas di tangannya. Meskipun ia tak mencintai Vivian, tapi dirinya tak sudi harus hidup bersama dengan wanita pez*na. "Siapa lelaki pengecut itu, Vivian?" sambungnya kembali mendesiskan lidah. "Eric!" Dia melirik ke samping kanannya, di mana Eric duduk di sana.
"Ya Tuan!" Eric dengan setia menemani atasannya yang sedang dilanda kegalauan.
Bukan karena Vivian selingkuh, melainkan Anjelo merasa dimanfaatkan atas kehamilan Vivian. Orang lain yang menghamili, tapi dia yang dianggap ayah dari bayi yang dikandung Vivian.
"Cari tahu siapa lelaki simpanan Vivian! Bawa dia hidup-hidup ke hadapan saya!"
"Siap Tuan!" Eric mengangguk patuh.
Anjelo kembali tertegun. Dia memutar otak untuk bisa melakukan tes DNA pada janin yang ada dalam rahim istrinya. Jika dilakukan secara terang-terangan, pasti keluarga besarnya akan sangat murka. Terutama mamanya.
Mengatakan jika Vivian selingkuh, itu juga bukan jalan terbaik. Yang ada dia pasti akan diceramahi oleh mamanya.
"Apa yang harus aku lakukan?" Anjelo membatin frustrasi. "Semoga Eric bisa segera menemukan lelaki bi nal itu!"
"Tuan, ayo kita pulang! Ini sudah hampir dini hari. Nyonya Indi terus menerus menelepon saya!" adu Eric dengan wajah sedikit meringis. Ponsel di saku jasnya terus bergetar. Ingin menjawab, tapi dia bingung harus menjawab apa. Indi Wiraguna sangat menyeramkan kalau sudah bertanya-tanya. Sangat sulit membohongi wanita berkacamata itu.
"Ayo! Tapi kau ikut aku ke rumah."
"Baik Tuan!"
Mereka berdua keluar dari club malam…
Simpanan Tuan Anjelo
BAB 54
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 74 Episodes
Comments
partini
ga sabar nunggu besok
2025-01-07
1