"Bu Zalina, sudah berapa lama anda mengalami sakit panggul dan kencing berdarah seperti ini?" tanya Dokter lelaki yang berada di depan Zalina.
Zalina tak lekas menjawab, dia sedang mencoba mengingat-ingat. "Kalau sakit panggulnya sudah agak lama. Tapi awal-awal tidak sesakit sekarang ini. Hanya sakit biasa. Jadi hilang timbul. Satu bulan ke belakang, jadi agak sering dan semakin sakit. Untuk kencing berdarahnya baru tadi pagi saja, Dok," papar Zalina menjelaskan.
Dokter muda itu mengangguk-anggukan kepala. "Baiklah Bu. Silakan Ibu berbaring dulu. Saya akan memeriksa keadaan Ibu. Mudah-mudahan tidak ada penyakit serius ya?"
Zalina beranjak dari kursi menuju ranjang pemeriksaan. Dia membaringkan badan sesuai perintah Dokter.
"Ya Tuhan ..." Air mata jatuh tak tertahan dari pelupuk mata Zalina. Dia terduduk lesu di sebuah bangku taman. Memandang nanar pada kertas putih yang ada di tangan.
Kertas dengan logo rumah sakit terkenal di Ibukota. Zalina seperti kehilangan separuh nyawa saat membaca semua keterangan tentang penyakit yang dideritanya. Belum lagi penjelasan dari Dokter yang tadi memeriksanya.
Semuanya seperti sebuah palu raksasa yang menghantam dada dan merontokan organ penting di dalamnya.
"Ya Tuhan ..." Zalina sesenggukan dengan kedua tangan menutup muka. Dunianya benar-benar sudah runtuh. Tak ada lagi harapan yang tertinggal. Semuanya menguar bersama vonis yang dikatakan Dokter.
"Bu Zalina, anda terdiagnosis mengidap kanker rahim stadium tiga."
"Zeona ... umur Kakak sudah tak lama lagi." Hancur sudah segalanya. Zalina benar-benar merasakan putus asa. Dia meratap, menangisi nasib buruk yang menimpanya.
Langit berlukiskan awan jingga menjadi saksi betapa hancurnya jiwa raga Zalina. Penyakit yang dideritanya saat ini mungkin teguran ataukah azab dari Tuhan atas pekerjaan hina yang selama ini ia lakukan.
Tapi apakah itu adil?
Padahal Zalina melakukan pekerjaan itu karena terpaksa demi menyambung hidupnya dan juga adik tersayangnya.
"Ya Tuhan ... ampunilah…
Simpanan Tuan Anjelo
BAB 11
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 74 Episodes
Comments
falea sezi
lagian ini zalina nyari penyakit
2025-12-04
1