"Kakak ..." Iris hitam Zeona menatap nanar pada Zalina yang sedang terlelap di atas ranjang rumah sakit. Perlahan, Zeona mengulurkan jemarinya untuk membelai pipi putih kemerahan sang kakak. Membelainya dengan lembut dan penuh cinta.
Deraian air mata mengiringi. Menggambarkan kesedihan hati. "Baru saja kita merasakan kebahagiaan, tapi secepat kilatan cahaya ... takdir buruk menghampiri kita. Semua asa dan juga cita-cita yang sudah kita rangkai bersama, seolah-olah pergi menjauh dari kita berdua. Oh Tuhan ... mengapa Engkau berikan penyakit mematikan ini pada Kakakku? Apakah karena dia seorang wanita malam?" Perkataan itu terlontar disela tangisan Zeona.
"Kenapa harus Kakakku? Kenapa bukan Miss Helena saja yang menderita penyakit ini? Wanita kejam itulah yang sudah membuat Kakak terjerumus ke dalam dunia hina. Dialah yang seharusnya mendapatkan karma!" Sedu sedan tangisan itu, terdengar menyayat hati dan memilukan.
Yang ditangisi menerjapkan mata, lalu membuka suara. "Zeo ..."
Zeona buru-buru mengusap air mata di pipinya. "Kakak." Suara Zeona parau.
Zalina memicingkan mata. "Kamu habis menangis ya?" Suara Zalina pelan serupa hampir menghilang.
Air mata yang tadinya sudah surut, kini kembali pasang. Zeona menubrukan diri ke tubuh Zalina. Menguntai buliran bening yang tadi sempat terputus.
Membuat Zalina terhenyak. "Zeo, ada apa?"
"Kenapa Kakak menutupi semuanya dariku? Kenapa Kakak tak jujur padaku?" Bukannya menjawab, Zeona malah melontarkan tanya balik pada Zalina.
"Apa maksudmu, Zeona?" Zalina masih tak mengerti dengan pertanyaan yang dilontarkan adiknya.
"Aku sudah tahu tentang penyakit yang Kakak derita!"
Seketika itu juga, napas Zalina langsung tercekat. Mulutnya menganga. Jantungnya seperti keluar dari dalam dada. Rahasia yang ia sembunyikan dari Zeona, akhirnya terbongkar juga. Tapi sebisa mungkin, Zalina akan mengelak. Karena tidak ingin menambah beban hidup bagi adiknya. "A-apa yang kamu katakan Zeo? Penyakit apa? Kakak baik-baik saja!"
"Cukup Kak!" Sesen…
Simpanan Tuan Anjelo
BAB 21
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 74 Episodes
Comments
ria rosiana dewi tyastuti
othornya ya ampun.....kepikiran dah sm nama rumah sakitnya bikin ngakak
2025-01-22
2