Pada hari Minggu setelah solat dhuhur berjamaah di musollah dekat rumahku, aku tidak langsung pulang. Aku menunggu hingga musolla benar-benar sepi.
Setelah kurasa sudah aman aku mulai masuk ke musolla area laki-laki yang lebih luas. Aku melihat ke rak Al Qur'an dan mencari barangkali ada Al-Qur'an kecil yang bagus yang bisa kubawa ke sekolahan saat ada pelajaran Al qur'an.
Ada 2 Al qur'an kecil dan aku mengambil salah satunya. Membolak balik sampul depannya, kemudian sampul bagian belakangnya untuk mencari nama si pemiliknya. Tidak ada namanya. Kemudian aku mengambil Al qur'an yang satu lagi dan melakukan hal yang sama. Pada Al qur'an yang kedua disitu tertulis nama takmir musollah. Tobi'i. baiklah aku akan meminjamnya nanti, pikirku. Dan aku meletakkannya di tempat semula.
Setelah solat asar berjamaah di musollah aku keluar pelan-pelan berharap bertemu dengan si takmir mausollah , cak Tobi'i si bujang lapuk. hehe..... Usianya sudah cukup tua ( pada saat itu) tapi dia belum menikah juga padahal dia pegawai negeri dan mungkin belum ketemu jodohnya saja.
Dan kebetulan dia juga tengah keluar dari musollah. "Cak tobi'i. !!! Alqur 'an cilik iku ndeane pean ya?". Al-Qur'an kecil itu punya kamu ya?
"Iyo opo o?"
"Nek situ e nde'ane sopo cak?". Yang satu lagi punya siapa?
"Nde'ane Jidin",jawabnya.
"Aku nyelang qur'an pean yo cak, tak gowo nang sekolahan. Oleh ta?".
"Gawe opo?".
"Nek wayahe pelajaran al qur'an lak kudu nggowo Qur'an a cak. gak popo ta cak tak selang?"
"Selangen", kata cak Tobi'i dengan muka lucunya.
"Suwun cak".
Muka cak Tobi'i itu mirip mukanya Dono. Sedikit tongos, badan gempal dan rambutnya kruwel-kruwel. Dia belum ngelawak aja lucu...... bikin orang pingin ketawa apalagi kalau sudah buka suara.
Alhamdulillah akhirnya aku bisa membawa Al qur'an saku untuk pelajaran Alqur'an di sekolah. Saat pelajaran Al qur'an, kami kelas A, B dan C di test terlebih dahulu kemudian dibagi menjadi A\= anak2 yang sudah lancar baca Qur'an dan tajwidnya. B\= anak-anak yang b…
Misteri Cinta
Al Qur'an
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 80 Episodes
Comments