Sepi

Tak seperti hari-hari biasa, ketika ulangan, kami ke sekolah tanpa membawa buku karena kami belajar di pondok dan ketika bel berbunyi kami tinggal berjalan menuju ruangan masing-masing. Pulang sekolahpun kami :nglentung: hanya membawa peralatan tulis saja. Dan sesampainya di pondok kami melepas sandal kemudian membawanya ke rak sandal di kamar masing-masing.

Begitupun denganku. Aku menjinjing sandalku saat sudah sampai di pintu pondok putri yang hanya butuh kira-kira 20 langkah dari ruangan kelas sementaraku. Berjalan masuk ke arah kamar yang terlihat dari luar melalui kaca, ternyata sudah penuh dengan teman-teman sekamar yang sudah sampai lebih dulu. Sebagian dari mereka duduk sambil ngemil dan bercerita.

Baru saja aku sampai di pintu, mbak Nurin berkata," Syifak pean pek yo mbak?"

"Hah.... nggak begitu mbak. Dia tiba-tiba saja duduk di depanku " Aku sedikit gugup karena langsung diserang mbak Nurin padahal aku tak merencanakan apa-apa.

"Hu hu hu.... pean jahat" Katanya.

'Ya salam.... Ini anak.... ' batinku. Meski Sebenarnya hatiku juga bahagia saat Syifak tiba-tiba mendekatiku karena dia benar-benar tipe idealku. Meski Setelah itu tiap kali kami bertemu, Syifak seperti membuang mukanya tak mau melihatku. Ya cuma sekejap itu saja pertemuanku dengan Syifak.

Setelah ulangan selesai kami pun antusias menyiapkan liburann kami setelah menerima raport nanti. Dan ternyata aku dapat rangking dua tapi itu nggak jujur karena beberapa kali aku berdiskusi dengan teman-temanku setelah peristiwa dengan Syifak waktu itu. Tidak ada kebanggaan sama sekali saat itu karena aku tahu aku mendapatkannya dengan cara yang salah.

.

Sehari sebelum pulang kami mencuci semua pakaian kami hingga kamar mandi dan tempat cucian selalu ramai antriannya. Begitupun tempat jemuran menjadi penuh sesak. Bahkan ada yang menggeser jemuran yang belum sepenuhnya kering untuk ditempatinya. Semua itu karena kami akan pulang dan tidak ingin meninggalkan pakaian kotor di pondok.

Malam harinya tempat cucian ma…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!