Imrithi

Mereka , Cak jidin dan adiknya dipersilahkan menemuiku di kantin. Baru beberapa menit berbincang-bincang denganku, Ninik,adiknya cak Jidin permisi ingin bertemu dengan mbak Ima. Ia pun kemudian masuk ke dalam pondok.

Dan jadilah aku hanya berduaan dengan cak Jidin. Mungkin Ninik ingin memberi waktu pada kakaknya agar bisa mengobrol denganku dengan leluasa. Dia tahu hubungan kami dan seperti ibunya dan dia mendukung kakaknya untuk mendekatiku.

Sedikit canggung saat harus bertatap muka dengan cak Jidin setelah cukup lama tidak bertemu. Karena posisi kantin yang ditengah-tengah pondok membuat semua mata bisa memandang ke arah kami.

Kami berhadap-hadapan tapi ketika mata kami bertemu aku segera mengalihkan pandanganku.

Cak jidin mengeluarkan sebuah buku dan memberikannya padaku.

"Iki be e kanggo. Biasane nek nang pondok yo nggawae kitab kuning".

Aku menerimanya dan membuka lembaran buku yang ternyata adalah Terjemahan kitab imrithi.

"Yo iki palingo seng digawe" sahutku, karena saat itu aku baru belajar kitab jurumiyah.

"Pean beruntung nang pondok akeh seng pingin nyambangi pean. Dewi barang jarene kate nyambangi pean", katanya dengan lembut.

"Heh??, gak usah cak. Pean omongi yo gak usah mrene. Aku isin."

"Isin lapo?"

"Yo kan aku gurung ngerti opo-opo" Jawabku jujur.

Saat itu aku lebih banyak diam. Tidak tau harus bicara apa. Jika dia bertanya baru aku akan menjawabnya seperlunya. Sampai akhirnya adiknya datang dan meminta untuk berpamitan pulang.

Aku memandang kepergiannya dengan perasaan sedikit bersalah. Entahlah. Aku sama sekali tidak pernah merindukannya. Aku benar-benar ingin fokus untuk memperdalam ilmu agama.

Ku buka lagi buku pemberian cak Jidin. Di halaman depan tertulis dengan jelas namanya memakai tulisan huruf hijaiyah. nun wawu ro lam ain ba' dal ya' nun.

Rasanya tak seperti dulu lagi saat bertemu dengannya. Debaran jantungku tidak bertalu-talu seperti dulu, rasanya biasa saja. Bahkan aku tidak ingin berlama-lama berduaan dengannya.

Aku benar-benar ing…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!