"Nyuwun pamit nggeh mbak Zima...." kataku berpamitan kepada adiknya Cak Im agar kami tak berlama-lama disana karena aku merasa seperti sedang diawasi oleh keluarganya.
Tiba-tiba jeng kar berkata,"pundi calone Rotul mbak Zima?"
Deg....
Jantungku sepertinya melonjak sampai ke tenggorokan mendengar kata-katanya.
Jeng Kar........!!!
Hatiku berteriak memaki-maki sahabat ku yang orang Madura ini. Teganya kau jeng ...!.Bikin aku malu saja...., sudah dibilangin ini rahasia, jangan bilang siapa-siapa! Ini malah di buka di depan keluarganya Cak Im. Mbak Nurin dan mbak Ziyah jadi tahu sebelum waktunya.
Hiiihhh......!!! Geram sangat! Padahal tadi dah janji tak kan bilang sapa-sapa..... Aku jadi pingin marah-marah macam kak Ros saja. Padahal dulu Upin Ipin belum ada ya...
"Wes ayo moleh jeng!" (Sudah ayo pulang jeng....!) Aku pun berdiri di ambang pintu setelah aku bersalaman dengan mbak Zima.
Tak dinyana tak diduga mbak Nurin malah ikut memprovokasi, "Pundi se calone mbak Tul..... nek ancene gentle pean medal!" ( Mana nih calonnya mbak Tul. Kalau memang gentle ayo keluar...!) Mbak Nurin sedikit berteriak.
"Aku moleh Lo yo!" (Aku pulang lho ya...) kataku.
"Babah rotul cek moleh ndisiki!" (Biar Rotul pulang duluan) kata jeng Kar.
Ihhh.. mentolo ngetak jeng Kar aku, dasar nggak bisa dipercaya kau jeng!!
Di teras rumah itu melalui jendela aku merayu mereka agar mau cepet pulang, ini benar-benar memalukan sekali. Tapi dasar teman-teman ku pada sableng semua, mereka bersikukuh tetap tidak mau pergi sebelum melihat cak Im.
srittt......! aku misuh-misuh dalam hatiku.
Cukup lama mereka memprovokasi Cak Im agar mau keluar untuk menampakkan batang hidungnya sampai aku capek mendengar kicauan mereka.
Dari pintu samping yang ada disebelah rumah, sosok yang ditunggu-tunggu oleh teman-teman ku muncul. Memakai baju hem dan sarung serta kopyah hitam diatas kepalanya membuatnya semakin tampan saja.
Aaarggghhhh..... ini gila..... kenapa kau justru muncul? seharusnya kau di dalam saja. Aku yang b…
Misteri Cinta
geram sangat
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 80 Episodes
Comments
Hafidz Rivandra
Thor
2023-02-09
1