Abah

Saat kami sedang duduk-duduk di kamar setelah beraktifitas seharian, Kholifah salah satu anak ndalem yang lucu itu masuk kamar sambil menangis. Diantara tangisnya dia berkata,"Abah masuk rumah sakit..... "

Kabar itu sontak membuat kami terkejut. Memang sudah beberapa hari yang lalu Abah memang tidak mengaji kitab jalalain dan mukhtarul ahadis dengan kami seperti biasanya karena kondisi beliau sedang tidak fit. Abah sedang gerah , begitu yang kami, anak ndalem ucapkan pada santri-santri lain yang menanyakan kenapa Abah tidak lagi mengaji.

.

.

Setelah beberapa Minggu di rumah sakit tapi tidak ada perubahan yang signifikan pada kesehatan Abah maka keluarga ndalem membawa Abah pulang dengan seorang perawat yang mendampingi beliau dan seorang dokter yang akan datang untuk memantau kondisi beliau setiap paginya.

Suatu siang saat aku mengangkat jemuran, di depan ndalem, Bu nyai bertanya padaku , " Abah mbucal jamune ta?"

"Ngapunten mboten ngertos buk" Begitu jawabku karena saat aku menjemur aku tidak melihat sosok Abah sama sekali. Aku juga tidak melihat ada yang membuka jendela kamar abah.

"Polake jamune Abah puaait" (Karena jamunya sangat pahit sekali) kata Bu nyai sambil melihat ke bawah jendela barangkali Abah membuangnya lewat sana.

Semenjak Abah sakit dan tidak lagi mengajar ngaji pada kami, Bu nyai jadi sering marah-marah di dalam rumah karena Abah tidak mau minum jamunya. Beliau terlalu cemas dengan keadaan Abah sehingga putra putrinya yang sering terkena dampak kemarahan sang ibu.

Kami anak-anak ndalem yang selalu mendapatkan berita pertama tentang keluarga ndalem terkejut ketika suatu waktu kami mendapatkan kabar bahwa Abah kritis dan sudah dilarikan ke rumah sakit di Surabaya.

Yang bisa kami lakukan saat mendengar kabar itu hanyalah berdoa semoga Allah segera memberi kesembuhan pada beliau dan bisa beraktifitas seperti biasa. Semoga Abah di beri umur panjang sehingga bisa mengajar kami lagi.

Bu nyai, putra putri beliau beserta para menantunya bergantian menjag…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!