Keseokan harinya, saat aku di rumah mbah aku menonton tv sendirian. aku duduk di lantai sambil menselonjorkan kaki dan Menyandarkan punggungku ke dinding. Aku sendirian dirumah karena Mak jah sedang njagong dengan mbah kaji kalimah di belakang rumah di bawah pohon yang rindang.
terdengar seseorang mengetuk dengan pelan
tuk tuk tuk,
aku menoleh ke arah jendela. Aku terkejut melihat sosok orang yang beberapa hari terakhir sering kami bicarakan. Imam memberikan dua bungkus kresek kepadaku. Rasa canggung itu menyelimuti kami hingga kami kekurangan kata. Dia berlalu begitu saja saat aku mengucapkan terima kasih.
Aku melihat isinya, bakso. Entah dia tahu atau tidak kalau aku yang melihat televisi dan sengaja memberi bakso untuk sekedar menyapaku atau mungkin mau berbincang-bincang denganku entahlah... aku tidak tahu.
Meski begitu mendapatkan bakso membuat hatiku senang. bakso bukanlah makanan faforitku seperti kebanyakan orang.
Aku mengambil satu bungkus dan memakannya tapi pentolnya tidak kuhabiskan. Saat makan bakso yang paling dahulu kumakan adalah kuahnya (yang sekarang baru kusadari rasanya itu micin tok) sedangkan mi, tahu, gorengan, dan pentol ,aku mau tapi tidak terlalu bersemangat. seandainyabada mi ayam dan bakso aku pasti akan lebih memilih mi ayam.
.
.
Hampir dua minggu sudah aku dirumah dan waktu kembali ke pondok sudah semakin dekat. Akupun sudah mulai berkemas karena besoknya aku harus berangkat pagi-pagi.
aku dudk di lantai ruang tengah sambil menata makanan yang disiapkan mak jah yang akan kubawa kepondok. Mak jah dan mbah Bardi duduk menemaniku di ruang tengah. Mak sudah menyiapkan mi, pia, dan sambal goreng kentang bikinan mbah rap setoples besar
Mbak min tiba-tiba muncul di dapur melalui pintu belakang. Ia mendekat ke arahku kemudian menyalamiku.
"Mboten mbak min, mboten " kataku menolak amplop yang di berikan olehnya. Aku mengira mbak min memberiku uang saku karena mendengar aku akan balik ke pondok
"pon talah...." kata mbak min
"mboten mbak min, " ka…
Misteri Cinta
surat
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 80 Episodes
Comments