" iki lo kajange dadi tonggo sampeyan...!"
" heee......iyo ta.... mbarek harjo ta?"
" iyo mbak kum...."
Hadeh.... padahal cuma begitu saja seantero Indonesia raya tahu, bagaimana kalau lebih dari itu...
Itulah awal kedekatan kami, gara-gara menghibahi seseorang, Kami jadi sering ngomongin harjo dan akhirnya membahas hal yang lain-lain yang nggak jelas jluntrungannya.
" Arek iku ngrokok lho... kata mbak kum suatu ketika. "Nek aku gak seneng mbarek arek ngrokok. awakmu seneng ta tul?" tanya mbak kum kemudian
" aku gak masalah. biasa ae. "
" nek kriteria pean yok opo mbak kum?"
" pingine seng ngganteng"
" nek aku pingine seng meneng seng sabar, terus morotuwone yo seng sabar" kataku
" nek aku pingin seng ngguanteng seng sugih" kata teman kami yang lain yang ikut nimbrung
"aku pingine seng sabar seng sugih" kata jeng kar teman dekatnya mbak kum yang pada akhirnya juga dekat denganku.
" aku mene-mene gelem dipoligami...." kata mbak us
" heh...? dipoligami? aku mooh.... " kata anak-anak MTS yang duduk bersama kami,, serempak
"opo o lho mbak us pean kok gelem di poligami?"
" cek e dapat imbalan surgane gusti Alloh"
haaaah........ ya sala...m semudah itukah menjalani poligami?
ono-ono ae mbak us iki... batin kami
.
.
Hari minggu seperti biasa aku ikut kelasnya pak zein karena aku tidak ro'an kamar mandi jadi aku bisa segera mandi, bebersih dan segera berangkat mengaji. Memeluk kitab di dada kami dengan tangan kanan sedangkan tangan kiri kami memegang bolpen. Kamipun melangkah dengan pasti
Meski seluruh pondok utara dan selatan jumlahnya sangat banyak tapi yang ikut kelas pak zein sangat sedikit. Hanya setara dengan satu kelas formal.
.
Hening, hanya ada suara pak zein yang sedang membaca kemudian menjelaskan kitab taklimul muta'allim. Dan kami sibuk maknani sambil seskali menulis keterangan pak zein. Meski suara pak zein tidak terlalu keras tapi kami bisa mendengarnya dengan jelas.
"Tolabul ilmi itu harus mendapatkan restu dari orang tua terutama seorang ibu. Mbak-mbak bes…
Misteri Cinta
jeje
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 80 Episodes
Comments