"Ulangan!!! " Pak Sartono memberi pengumuman setelah menjelaskan bab kebudayaan bangsa-bangsa di Asia. Beliau adalah guru IPS kami.
Tiba-tiba Pak Eko muncul di kelas kami, yang aslinya adalah kantor ruangan guru. Karena keterbatasan tempat maka ruangan kantor guru disekat dengan lemari-lemari dan jadilah kelas kami yang sempit dan hanya mampu menampung murid sekitar 20 anak dengan jarak antar bangku yang mepet-mepet. Berbeda dengan kelas yang lain.
"Yang dapat nilai terbaik akan saya kasih hadiah donat", kata pak Eko selaku wali kelas kami.
Murid-murid cowok pun bersorak-sorak kegirangan.
"Beneran lho pak!"
"Kudu di dom lho rek!!
"Gak oleh nyonto y!"
Teman-temanku bersahutan saling mengutarakan pendapat
Pak Sartono pun mulai membacakan soal-soal ulangan.
Seperti kebiasaan sewaktu di SMP saat ulangan adalah di selembar kertas maka aku pun langsung menjawab pertanyaan-pertanyaan guru IPS ku itu di lembar buku paling tengah agar aku mudah merobeknya nanti setelah selesai.
.
.
"Dikumpulkan!!"
Akupun refleks menarik kertas yang sudah bertuliskan jawaban ulangan dengan mantap tanpa ragu. Setelah kertas sudah kusobek dan kutulisi namaku, aku baru menoleh ke samping, ke teman sebangkuku.
"Bukane di kertas mbak?"
"buka..n!"
"Ya sala..m". aku menepuk keningku. kenapa tadi aku tidak bertanya lebih dulu apakah ulangannya di buku atau di kertas. Sekarang sudah terlambat. Teman-temanku sudah mengumpulkan buku mereka di meja guru.
Dengan takut-takut aku maju ke depan menyerahkan kertas ulanganku. dan benar saja.... ketakutanku terjadi ketika pak sartono melihatku mengumpulkan kertas bukan buku.
"Sopo seng ngongkon nang kertas?!" Bentaknya ketika melihatku berjalan menuju tempat duduk ku.
Aku hanya diam saja tak bereaksi karena tidak tau harus bersikap bagaimana. Mungkin seharusnya aku menyerahkan kertas ulanganku dan meminta maaf pada beliau karena tidak tahu kalau ulangannya dikerjakan di buku bukan di selembar kertas. Tapi aku hanya diam saja dan langsung kembali ke tempatku seo…
Misteri Cinta
Sakit
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 80 Episodes
Comments