Melihat serangan yang tiba-tiba ini, Langlang Cakra Buana cukup kaget. Dia lalu menahan terjangan dengan kedua tangannya ditaruh didepan dada.
"Bukkk …"
Pimpinan itu terpental dan merasakan kakinya tergetar. Cakra Buana hanya terpental selangkah saja.
'Pemuda ini memang bukan pemuda yang tidak bisa dianggap remeh,' batin pimpinan itu.
Tanpa banyak bicara lagi, kini giliran Langlang Cakra Buana yang menyerang lebih dulu. Sekali melesat, tubuhnya sudah berada didepan pimpinan itu lalu mengirimkan hujan pukulan dengan kedua tangannya.
Tapi lawannya kali ini tidak sama seperti sebelumnya, sehingga meskipun dihujani pukulan, lawannya masih bisa menahan dan menghindari serangannya.
Keduanya sudah bertarung sengit. Pukulan dan tendangan sudah dikerahkan oleh keduanya. Suara tulang beradu terdengar membuat telinga agak ngilu.
Cakra Buana tidak menyadari, bahwa musuhnya itu sebenarnya meringis menahan sakit ketika anggota tubuhnya beradu dengannya.
Untung saja cahaya bulan hanya remang-remang, jadi perubahan wajahnya tidak bisa terlihat jelas oleh Cakra Buana.
Belasan jurus sudah berlalu. Belum ada yang terpojok diantara mereka berdua karena belum mengeluarkan jurus-jurus silatnya. Tapi ketika mendapat kesempatan baik, Langlang Cakra Buana mengubah gerakannya lalu mengeluarkan jurusnya.
"Harimau Mengejar Mangsa …"
Pemuda serba putih itu menambah kecepatan serangannya. Juga gaya bertarungnya diubah, jika tadi mengepal membentuk pukulan, maka kali ini dilebarkan membentuk cakar yang tajam.
"Wuttt …"
"Wuttt …"
Deru angin menyambar-nyambar dengan tajam. Lawannya mulai merasa kewalahan karena pemuda yang menjadi lawannya terus mengejar tiada henti.
Mau tidak mau dia harus menahan serangan Cakra Buana. Meskipun kedua tangannya sudah terasa nyeri, tapi apa boleh buat.
"Bukkk …"
"Bukkk …"
Keduanya kembali beradu. Tapi semakin lama, rasa sakit yang dirasakan pimpinan itu semakin menjadi. Serangannya jadi buyar karena menahan rasa sakit itu.
Hingga suatu ketika, Langlang Cakra Buana b…
Kisah Pendekar Maung Kulon
Keris Jati Kelabu
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 380 Episodes
Comments
Otiswan Maromon
seruu
2022-04-27
0
Men Doan
telat marahnya thor...
2021-07-20
0
arfan
448
2021-06-16
0