Bidadari Tak Bersayap benar-benar tidak mampu berkutik sama sekali. Kecuali hanya mulutnya saja yang masih dapat berbicara, tapi itupun harus mengerahkan sedikit tenaga.
"Tua bangka, apa yang ingin kau lakukan kepadaku?" tanya gadis itu khawatir.
"Hahaha, apapun yang akan aku lakukan, maka akan aku lakukan. Kau tidak akan bisa membebaskan diri dari Totokan Jari Maut milikku," ucapnya sambil membanggakan jurus totokan yang dia gunakan.
"Jangan kurang ajar. Kalau kau memang mau membunuhku, langsung bunuh saja," kata gadis itu mulai merasa takut atas apa yang akan menimpa dirinya.
"Hahaha, kau tenang saja gadis manis. Aku tidak akan membunuhmu. Biarlah nanti muridku saja yang memutuskan," kata orang tua itu sambil mengelus jenggotnya.
Si kakek tua itu lalu menjauh. Dia duduk bersandar di bawah pohon untuk menunggu kedatangan muridnya.
Tidak berapa la kemudian, sebuah bayangan berwarna biru tua melesat dari kejauhan ke arah dua orang tersebut. Dewa Maut langsung berdiri lalu menghampiri lagi Bidadari Tak Bersayap.
"Kenapa kau lama sekali?" tanya Dewa Maut kepada sosok yang baru datang dan ternyata merupakan muridnya.
"Maaf guru, aku hampir kehilangan jejakmu,"
"Hemm, sudahlah. Sekarang giliranmu. Kau bebas melakukan apa yang kau mau kepada gadis pujaan hatimu itu," ucap si kakek tua lalu kembali duduk dengan santainya.
Si pemuda itu mulai mengitari tubuh Bidadari Tak Bersayap yang kini berada dalam keadaan tertotok. Matanya memandang liar dan buas bagaikan seekor serigala. Tangan kanannya mulai merasa pipi yang lembut dan halus itu.
"Kau tidak papa?" tanyanya basa-basi.
"Jangan banyak bicara. Bunuh saja aku,"
"Hehehe, mana tega aku membunuhmu?"
"Bangsat. Guru dan murid sama saja,"
"Hemm, lebih baik kau menikah denganku saja. Aku jamin hidupmu akan bahagia,"
"Najis! Cuihh!!"
Saking geramnya, Bidadari Tak Bersayap bahkan sampai meludah tepat di wajah pemuda itu.
Orang yang diludahi tentu saja sangat marah. Dia mengelap ludah di wajahnya terlebih dahulu sebelu…
Kisah Pendekar Maung Kulon
Sepasang Guru dan Murid Pembawa Maut
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 380 Episodes
Comments
Petra Kelana
kayanya yg bikin cerita udah tapa brata makanya makin kesini makin mantaf.
2022-03-08
0
arfan
368
2021-06-21
0
🇴 🇫 🇫 (ᴛᴜᴛᴜᴘ ᴀᴋᴜɴ)📵
kenapa ling zhi hrs mati, kan enak tuh si cakra bini nya 2 hahahaha 😂
2021-01-22
0