Melihat serangan pertamanya gagal mengenai sasaran, Manuk Bodas lalu meluncur sambil berputar-putar ke arah Cakra Buana dengan kedua kaki di depan lalu ia rapatkan. Gerakannya sangat cepat sekali, mirip seekor burung pemangsa yang mengincar mangsa.
"Dukkk …"
Cakra Buana menahan serangan kaki yang berputar itu dengan dua telapak tangannya. Saking bahayanya serangan tersebut, sampai-sampai membuat Pendekar Maung Kulon terpundur dua langkah. Cakra Buana menghentakkan tangannya hingga membuat Manuk Bodas terpental.
Dia berjumpalitan sebelum mendarat. Manuk Bodas dan Cakra Buana sudah saling berhadapan.
"****** kau …"
"Wuttt …"
Serangan kedua datang berupa kibasan angin tajam. Cakra Buana melompat kembali untuk menghindarinya. Tanpa segan-segan lagi, dia pun memilih untuk menyerang lebih dulu.
Tangan kanannya dia kepalkan lalu mulai memberikan pukulan beruntun kepada lawan.
"Wuttt …"
"Wuttt …"
Serangan demi serangan mulai dilancarkan oleh Cakra Buana. Gerakan tangannya semakin gesit menggempur Manuk Bodas. Tapi lawan juga tidak mau kalah, Manuk Bodas mulai keluarkan jurus-jurusnya yang terkenal sangat lincah dan cepat.
Kepakan kedua tangan Manuk Bodas terkadang membawa deru angin dingin serta tajam. Kepakannya bagaikan seekor burung elang marah. Semakin lama, keduanya semakin sengit.
Pertarungan sudah lewat sepuluh jurus. Cakra Buana terus berusaha untuk mendesak lawan dengan serangkaian jurus silatnya. Manuk Bodas terpkasa harus berada dalam posisi bertahan beberapa saat. Kadang-kadang dia pun melancarkan serangan balasan yang tak kalah hebat.
Melihat rekannya tidak mampu juga menumbangkan Cakra Buana, dua anggota Tiga Pembunuh Sadis lainnya yaitu Setan Darah dan Kebo Gila turut andil dalam pertarungan tersebut.
"Haitt …"
"Hiyaa …"
Dua lawan tiba berbarengan dan langsung menggempur Cakra Buana dari sisi kanan dan sisi kiri. Al hasil pertarungan pun jadi lebih seru lagi.
Tiga melawan satu. Tiga Pembunuh Sadis semakin gencar memberikan jurus-jurus berbahaya dem…
Kisah Pendekar Maung Kulon
Merasa Terjebak
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 380 Episodes
Comments
Wan Trado
alasan kesian, tidak mau turun tangan kejam, kalau tidak terdesak tidak mau pake, terus tidak mau sombong, terus lagi lebih mau jadi bulan-bulanan karena jelas-jelas tau kemampuan lawan tidak rendah..
entah author ingin membentuk karakter MC seperti apa..
2025-07-05
0
Abdul Rouf
buat apa punya ajian kls tinggi gak mau pakai, buang waktu, trus adu kesaktian biar cepat
2024-11-10
1
Bagaskara Manjer Kawuryan
calon raja besar kok g punya perhitungan.
sudah tau jadi buronan golongan hitam, mau blusukan kok g pake baju penyamaran pedangny juga di bw kmana-mana...yo g berani pake krn takut direbut, knp g d smbunyikan d tempat aman aja...hadeeehh...
Blusukan tanpa penyamaran sama aja menarik perhatian musuh....
2023-08-31
1