Tiga hari sudah berlalu. Surat dari Tuan Santeno sudah di sebar luaskan ke tempat yang memang mereka tuju. Para guru Perguruan Tunggal Sadewo sudah kembali. Saat ini mereka sedang berkumpul bersama di sebuah balairung.
"Apakah berhasil?" tanya Tuan Santeno.
"Semoga berhasil. Namun yang pasti, semua surat sudah kami berikan. Tidak ada yang terlewat," kata salah seorang guru.
"Baiklah. Kalian boleh istirahat," ucap Tuan Santeno.
Empat guru mengangguk. Mereka lalu mengundurkan diri dari balariung. Kini yang ada di sana hanyalah Cakra Buana, Bidadari Tak Bersayap, Tuan Santeno, dan Sri Ningsih, si gadis manis serta berbodi seperti gitar Spanyol yang sempat membuat Cakra Buana dimarahi oleh harimau betinanya.
Meraka berbincang segala hal yang menurutnya penting. Termasuk rencana untuk menghancurkan Organisasi Tengkorak Maut.
Saat ini hari sudah tengah malam, semua murid dan para guru telah kembali ke tempatnya masing-masing. Tinggal empat orang itu saja yang belum kembali dan matanya masih tampak segar.
Ketika mereka asyik bicara dan bercanda, tiba-tiba Bidadari Tak Bersayap menguap. Gadis maha cantik itu mulai merasa mengantuk karena kelelahan berlatih. Belakangan ini selama tinggal di Perguruan Tunggal Sadewo, dia memang lebih sering berlatih untuk menyempurnakan ilmunya.
Baik itu sendiri, maupun berdua bersama Cakra Buana, kekasihnya. Dua hari lalu, Pendekar Tanpa Nama itu mewariskan sebuah jurus kepada Bidadari Tak Bersayap.
Jurusnya masih sama dengan yang dulu dia berikan kepada Ling Zhi. Jurus Tangan Bidadari Mencabut Nyawa. Sebuah rangkaian jurus hasil ciptaan Cakra Buana khusus untuk dambaan hatinya.
Sayang, kini dia sudah pergi dan takkan kembali.
Alasan Cakra Buana mewariskan jurus Tangan Bidadari Mencabut Nyawa kepada Sinta adalah karena gadis itu memang cocok. Baik itu dari julukan, maupun dari kriteria.
Selain hal di atas, tentunya Cakra Buana sengaja karena dia ingin mengenang kekasih hatinya yang sampai saat ini masih menduduki posisi pertama.
Bahkan ketik…
Kisah Pendekar Maung Kulon
Kejadian di Balairung
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 380 Episodes
Comments
Petra Kelana
jadi ingat selagi aku muda..... wk wk wk
2022-03-09
0
Tita Sasmita
Cerita yang benar dikit dikit main sex pendekar apaan cabul terus
2021-07-23
0
arfan
329
2021-06-23
0