Dua belah pihak kini sudah saling serang. Lima Pedang mulai menggempur delapan lawannya dengan jurus-jurus pedang yang mereka miliki. Begitupun sebaliknya, lawan berusaha pula menyerang dengan semua kepandaian yang dimiliki.
Pertarungan berbeda jumlah pun tak dapat di hindari lagi. Dentingan logam bertemu memercikkan kembang api ke udara, teriakan demi teriakan mulai membahana.
Lima belas menit berlalu, tapi pertarungan masih berjalan imbang. Bahkan Lima Pedang mulai berhasil mendesak lawan-lawannya. Meskipun para anak buah Tiga Iblis Gunung Waluh bukanlah lawan sembarangan, tapi sepertinya mereka masih di bawah satu atau dua tingkat Lima Pedang.
Lima Pedang terus menggempur lawan dengan jurus-jurus yang beruntun. Kelima anggotanya terbungkus sinar putih dari pedang. Kadang-kadang, gulungan sinar itu mencuat keluar mengincar bagian tubuh lawan.
Semakin lama, kedelapan anak buah Tiga Iblis Gunung Waluh semakin terdesak. Beberapa anak buahnya sudah menerima luka sayatan pedang. Darah mulai merembes keluar membasahi bumi. Teriakan kematian mulai terdengar menyayat hati.
Empat orang anak buah tiga iblis itu meregang nyawa dengan luka mengenaskan. Keempat rekannya yang tersisa mulai merasa gentar karenanya. Serangan dan gaya bertarung mereka mulai kacau. Konsentrasinya buyar saat terbayang bagaimana rekannya tewas di depan mata.
Hal ini menjadi keuntungan tersendiri bagi anggota Lima Pedang. Mereka menyerang lebih ganas. Serangannya beruntun tanpa memberikan celah bagi lawan untuk mengelak. Mereka mulai mengeluarkan jurus pamungkasnya.
"Barisan Lima Pedang …"
"Wuttt …"
"Cringg … cringg …"
Jurus Barisan Lima Pedang adalah sebuah jurus yang harus digunakan dengan jumlah lima orang pula. Jurus ini terbilang baik, sebab kelima pelakunya akan bekerja sama bahu membahu untuk merobohkan lawan.
Dan itu semua terbukti sekarang. Keempat lawan Lima Pedang mulai kelimpungan. Beberapa bagian tubuhnya sudah menjadi sasaran pedang yang haus akan darah itu. Lima Pedang semakin m…
Kisah Pendekar Maung Kulon
Harimau dan Elang
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 380 Episodes
Comments
arfan
388
2021-06-18
0
Rukmini Ndung Qieqi
jangan biarkan kejahatan menang thor .. lanjuttt kannnn .. 💪💪💪💪
2020-10-16
0