Setelah memeluk cukup lama dan di rasa dirinya sudah tenang, Ling Zhi segera melepaskan pelukannya. Air matanya sudah kering, katanya memerah. Wajahnya agak kusut karena air matanya.
Ia mengelap pipinya lebih dulu sebelum memulai bicara.
"Kakang, kenapa kau tidak bilang akan pergi? Kau tahu bahwa aku sangat mengkhawatirkan dirimu? Apakah aku tidak di anggap lagi? Hemm, nasib wanita lemah mungkin memang seperti ini," kata Ling Zhi sedikit cemberut.
"Jangan bicara sembarangan Ling Zhi. Aku tidak memberitahumu karena kau sedang terluka, mana mungkin aku membiarkanmu dalam keadaan bahaya? Tentu saja tidak mungkin," ucap Cakra Buana mengajak duduk Ling Zhi.
"Tapi kan lukaku sudah sembuh. Lagi pula, luka itu tidak terlalu berbahaya. Apakah karena aku lemah? Iya kan? Kau tidak mengajakku karena aku hanya menjadi beban, benar kan?" Ling Zhi melontarkan pertanyaan tiada hentinya kepada Cakra Buana.
Pendekar Maung Kulon tidak tahu harus menjawab apa. Sebab semua jawaban yang ia berikan, selalu saja salah di mata seorang wanita kalau ia sedang marah.
Karena alasan itu, Cakra Buana lebih memilih untuk diam seribu bahasa. Ia terus membiarkan Ling Zhi bicara semaunya. Cakra Buana hanya membisu.
Setelah Ling Zhi terdiam, barulah Cakra Buana yang mulai bicara.
"Sudah marahnya? Sekarang giliranku. Kau harus tahu, semua yang kau katakan itu tidak sesuai dengan apa yang aku pikirkan. Aku tahu kau khawatir, aku tahu kau marah, karena itulah aku minta maaf. Lain kali, aku tidak akan mengulanginya lagi," ucap Cakra Buana sambil memandang lekat wajah Ling Zhi. Kedua tangannya menggenggam tangan gadis itu dengan erat.
"Janji?"
"Aku janji. Mana berani aku bohong kepadamu?"
"Kalau sampai ketahuan bohong. Awas saja," katanya manja.
"Terserah kau mau apa, aku akan menerimanya," jawab Cakra Buana.
Ling Zhi tak mau lepas dari pelukan kekasihnya itu. Justru dia memeluknya semakin erat. Tak terasa hari sudah malam lagi. Rembulan bersinar terang menggantung di langit yang kelam. Bintang bertaburan…
Kisah Pendekar Maung Kulon
Memulai Rencana
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 380 Episodes
Comments
arfan
391
2021-06-20
0
Warsam
lnjut thor
2021-05-04
0
Shidiq Peramono
mana lanjutannya
2020-11-14
0