Si wanita bertarung dengan menggunakan kipasnya. Meskipun kipas itu tampak biasa saja, namun nyatanya kipas itu mengandung tenaga yang hebat.
Ada hawa dingin ketika kipas itu beberapa kali hampir mengenai tubuh Cakra Buana. Tapi dengan mudahnya pemuda serba putih itu mengelak semua serangan balasan tersebut.
Cakra Buana menyerang lagi, kali ini kedua kakinya juga turut andil. Sehingga belasan jurus kemudian lawannya mulai terdesak hebat karena dirinya tidak memberikan jeda sama sekali.
Cakra Buana mengangkat kaki kanannya lalu diayunkan dengan sangat cepat.
“Bukkk …”
“Ughhh …”
Wanita tua itu mengeluh perlahan karena merasa betapa rahangnya sangat sakit. Dia mengusapnya sekali, sehingga rasa sakit itu segera hilang.
“Keparat, kadal buntung. Kau rasakan keampuhan kipasku ini,” katanya sambil memutarkan kipasnya lalu diayunkan ke arah Cakra Buana.
“Angin Puyuh Menerbangkan Pondok …”
Sebuah jurus jarak jauh yang sangat berbahaya karena mengandung tenaga sakti yang kuat. Jangankan orang, bangunan saja bisa roboh jika terkena serangan itu.
“Hiyaaa …”
Bukannya menghindar, Langlang Cakra Buana malah nekad menerjang jurus itu dengan jurusnya, Mengejar Dan Menerkam Mangsa.
“Wuttt …”
“Desss …”
“Ahhh …”
Si wanita tahu-tahu terpental dan langsung muntah darah. Entah bagaimana Cakra Buana bisa melakukan itu, yang jelas kedua musuhnya tersebut keheranan.
Si wanita berusaha untuk bangun, tapi belum sempat bangun sempurna, lagi-lagi Cakra Buana sudah ada didepannya.
“Ajian Dewa Tapak Nanggala …”
“Desss …”
“Ahhh …” mati.
Wanita tua yang menjadi lawannya terpental hingga menabrak markas utama, lalu akhirnya tewas dengan dada yang terguncang hebat.
Si pendekar pria tua hanya bengong melihat kejadian ini, baru saja dia berniat untuk membantu, tapi semuanya sudah terlambat. Karena kini rekannya tersebut telah tewas ditangan seorang pendekar muda yang sangat berbahaya.
"Sekarang giliranmu. Kau harus membayar semua kesalahanmu," kata Cakra Buana yang tiba-tiba langsung menyerang pria tua i…
Kisah Pendekar Maung Kulon
Akhir Dari Organisasi Golok Setan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 380 Episodes
Comments
MATADEWA
Angin puyuh menerbangkan pondok.....hmm agak lucu sich....
2023-07-28
0
arfan
436
2021-06-16
0
Hyang Sapta Karuna
ahhh mati???? seperti cerita mr bean 😁
2021-02-10
1