Cakra Buana dan Pendekar Tangan Seribu sudah berada jauh dari Perguruan Merpati Wingit. Saat ini mereka berdua sedang berjalan di tengah malam yang gelap.
Keduanya sudah berada di sebuah perkampungan. Keadaan di sana sudah sunyi sepi. Sepertinya para warga sudah beristirahat, jika sudah begini, maka untuk mencari warung atau penginapan sekalipun tentu sangat sulit.
"Pangeran, ke mana tujuanmu selanjutnya?" tanya Pendekar Tangan Seribu tiba-tiba.
"Aku masih ingin mengembara paman. Sumpahku belum selesai, aku masih harus membalaskan beberapa dendam lagi. Sekaligus, aku juga harus merebut kembali tiga pusaka legenda yang kini ada di tangan Penguasa Kegelapan," kata Cakra Buana menjawab jujur.
"Untuk membalaskan dendam mungkin bagimu masih bisa. Tapi kalau untuk merebut kembali tiga pusaka itu, hemmm …, bukan aku merendahkan kemampuanmu, tapi rasanya sangat sulit sekali. Kau juga paham betul bagaimana kemampuan dia. Muridnya saja sudah setara dengan satu atau dua datuk rimba hijau. Apalagi gurunya?" kata Pendekar Tangan Seribu bicara jujur pula.
Apa yang dikatakan oleh Pendekar Tangan Seribu memang ada benarnya. Siapa yang tidak tahu kemampuan orang-orang berjuluk Empat Dewa Sesat itu? Siapa pula yang tidak takut kepada Penguasa Kegelapan? Jangankan para pendekar kelas satu, datuk rimba hijau pun akan merasa jeri jika berhadapan dengannya.
Hanya orang gila atau orang bodoh saja yang tidak takut kepada Penguasa Kegelapan.
Lalu apakah Cakra Buana termasuk orang gila dan orang bodoh karena dia tidak takut?
Tentu saja tidak, bagi dia ada pengecualian. Perasaan dendam yang besar terkadang membuat keberanian manusia menjadi beberapa kali lipat.
Dan Cakra Buana yakin satu hal. Yaitu kebaikan akan menang melawan kejahatan. Entah bagaimana caranya, tapi dia percaya bahwa suatu saat nanti, cara itu mampu dia temukan.
Hanya sebuah harapan. Tapi terkadang harapan itu mampu membuat manusia bertahan dan mampu melewati segala macam rintangan yang ada di bumi ini.
"Aku sadar benar akan…
Kisah Pendekar Maung Kulon
Orang-orang Yang Dicari
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 380 Episodes
Comments
Jojo Do
mata peda berisik
2024-03-12
0
MATADEWA
Ilmu belum bertambah langsung nyari musuh....logikanya dimana.....masa Kunfayakun....
2023-08-01
0
MATADEWA
Terkadang bukan keberanian tapi nekat....
2023-08-01
0