Melihat kedua lawannya sudah menyerang, Cakra Buana mulai bersikap waspada. Tapi pemuda serba putih itu masih terlihat santai. Cakra Buana hanya menggerakan tubuhnya ke samping kanan dan kiri saat dua serangan dari dua arah tersebut tiba.
"Wuttt …"
"Wuttt …"
Serangan pertama Sanca dan Dadung Amuk luput dari sasaran. Serangan tersebut bisa dihindari oleh Cakra Buana tanpa menggerakkan kaki sedikit pun.
"Sebelum kau menyerangku lagi, ceritakan dulu siapa sebenarnya kalian ini dan siapa pula Racun Tua itu bagi kalian," pinta Cakra Buana kepada Sanca dan Dadung Amuk.
"Hemm. Baiklah, aku akan menceritakan kejadian yang sebenarnya supaya kalian tidak penasaran," ucap Dadung Amuk dengan tegas.
Dadung Amuk mulai bersikap tenang walau pun cara berdirinya masih waspada. Semua orang mendekat mengerumuni. Kemudian, Dadung Amuk mulai menceritakan semua kejadiannya.
"Dua puluh tahun lalu, aku tinggal di Desa Kedung Wuluh, dekat dengan Perguruan Ular Sendok. Saat itu aku baru berumur sekitar lima belas tahun. Dunia persilatan sedang kacau, penyerangan antar perguruan terjadi di mana-mana. Termasuk di Perguruan Ular Sendok. Saat itu Perguruan Rajawali Putih datang menyerang. Dua perguruan ini bentrok dan menimbulkan banyak korban jiwa tidak bersalah. Kematian di mana-mana menyelimuti kedua belah pihak. Saat itu guru besar Perguruan Rajawali Putih bukanlah kakek tua ini."
"Aku tidak tahu siapa nama gurunya karena pada saat itu aku belum belajar banyak tentang ilmu silat. Hampir satu hari satu malam pertarungan antara dua perguruan ini berlangsung. Korban yang berjatuhan bukan hanya di pihak terkait, melainkan para warga yang tidak berdosa pun turut menjadi korban keganasan manusia yang menggangap dirinya benar. Salah satunya adalah keluargaku sendiri. Keluargaku tewas di bantai oleh dia," kata Dadung Amuk sambil menunjuk Kakek Rajawali.
"Aku masih teirngat dan bahkan masih terbayang jelas bagaimana saat keluargaku di bunuh. Keluargaku yang hanya merupakan petani, tentu tak sanggup m…
Kisah Pendekar Maung Kulon
Sadarnya Dadung Amuk dan Sanca
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 380 Episodes
Comments
Imam Nizam
kok ke kerajaan kawasan thor 🤭🤭
2022-02-06
0
arfan
376
2021-06-19
0
Rukmini Ndung Qieqi
Cakra Buana sangatlah bijaksana ..
2020-11-05
0