Setelah beberapa saat lamanya Cakra Buana menangisi kepergian Ling Zhi, kekasihnya, pada akhirnya dia sadar juga.
Cakra Buana sadar!
Dia sadar dari kesedihan. Dia sadar dari kehampaan. Dan dia telah sadar sepenuhnya sehingga kembali lagi ke dunia nyata yang fana.
Seseorang yang telah pergi, janganlah terlalu kau tangisi. Walaupun itu pasti, setidaknya jangan berlebihan. Mau bagaimanapun kau menangisi dia yang pergi, mau bagaimanapun kau meraung-raung untuknya, tetap saja dia tidak akan kembali.
Tapi kalau kau sadar, dia tidak pergi. Dia masih tetap ada dan akan selalu ada.
Di hatimu.
Dalam hatimu, dia ataupun mereka yang pergi akan tetap ada dan selalu ada selama kau masih mengingatnya.
Dan Cakra Buana sudah menyadari sepenuhnya akan hal ini. Dia sudah tidak menangis, lebih tepatnya menahan tangis. Cakra Buana bangkit berdiri perlahan. Memberikan senyuman kepada kekasihnya untuk yang terakhir kali.
Setelah itu, dia membopong untuk yang terakhir juga. Ini semua dia lakukan untuk bukti betapa besar cintanya.
Dia berjalan sendiri sambil membopong Ling Zhi. Cakra Buana berjalan bersama derasnya air hujan yang mengalirkan darah. Dia memang sedang berusaha menahan tangis sekuat mungkin, tapi sayangnya dia tidak sanggup.
Air matanya tetap saja keluar walaupun dia sudah menahannya kuat-kuat. Air mata itu menyatu dengan rintik air hujan.
Dia terus berjalan menuju Istana Kerajaan Tunggilis. Pemuda yang bernasib malang itu sengaja tidak mau menggunakan ilmu meringankan tubuh. Dia bahkan dengan sengaja berlama-lama dalam langkahnya. Selangkah demi selangkah dia buat selama mungkin.
Baginya, ini adalah terakhir kali dia bisa menghabiskan waktu bersama Ling Zhi, orang yang paling dia cintai.
Detik demi detik berlalu, hujan semakin deras membasahi bumi. Cakra Buana melepas bajunya. Dia menempelkan baju itu kepada jasad kekasihnya karena takut kedinginan.
"Kau pasti dinginkan? Aku pakaikan bajuku untukmu. Kau jangan khawatirkan aku. Asal kau tidak kedinginan, maka aku pun akan mera…
Kisah Pendekar Maung Kulon
Untuk Yang Terkahir Kalinya
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 380 Episodes
Comments
Supriadi Basri
Awas thor jangan bercinta dn mayat ya pendekar kita ini.. Wanita memang mahlul penghancur buat mahluk laki laki.. Itu juga bagi laki laki yg haus nafsu...
2022-08-05
0
Wira Yoga
Mantap tor 👍👍👍👍
2021-08-28
0
arfan
363
2021-06-21
0