Semua pendekar yang andil dalam perang besar itu tercengang bukan kepalang. Dia sungguh tidak menyangka bahwa pemuda yang ramah senyum tersebut bisa berubah menjadi monster.
Langlang Cakra Buana terus berjalan ke arah Prabu Jati Sena Purwadadi. Sambil menuju kesana, diapun menghajar siapa saja yang dia temui.
Termasuk pasukan yang berada di pihaknya pun tak luput dari amarahnya. Sehingga mereka memilih untuk menjauh ataupun melarikan diri.
Saat ini suasana semakin mencekam. Hawa panas dan energi yang besar memenuhi seluruh tempat. Orang-orang yang memiliki kepandaian rendah memilih mencari aman.
Beberapa pendekar dari Kerajaan Sindang Haji mencoba menghalangi Langlang Cakra Buana, tapi akibatnya sungguh diluar nalar.
Para pendekar dan pasukan musuh yang tak kurang dari dua puluh orang, semuanya terpental hanya dengan sekali kibasan tangan Langlang Cakra Buana.
Sampai sejauh ini, tidak ada yang berani melanjutkan pertarungan karena Langlang Cakra Buana yang sedang marah besar. Pemuda serba putih itu benar-benar hilang kendali.
Sehingga hanya beberapa saat saja, kondisi disana sudah porak-poranda. Kereta kuda hancur berkeping-keping berikut kudanya yang turut tewas. Debu sudah mengepul tinggi, dan tanah retak-retak.
"Keparat jahanam!!! Jangan kira aku takut padamu bocah. Kau rasakan kemarahan Prabu Jati Sena," ucapnya dengan amarah yang meluap-luap karena orang-orangnya banyak yang tewas karena kemarahan Langlang Cakra Buana.
Tiba-tiba raja itu memejamkan matanya. Mulutnya komat-kamit tiada henti. Angin berdesing tajam menerpanya. Batu-batu disekitar Prabu Jati Sena beterbangan bagaikan kapas.
Beberapa saat kemudian, tiba-tiba Prabu Jati Sena Purwadadi berteriak dengan sangat keras sehingga membuat telinga sakit. Pasukan yang tidak kuat mendengar teriakan ini langsung tuli. Darah keluar dari telinga sebagian pasukan.
"ROARRR …"
Setelah kondisi kembali seperti semula, kini tahulah apa yang sudah terjadi. Ternyata Prabu Jati Sena mengeluarkan ajian terlarang…
Kisah Pendekar Maung Kulon
Ajian Buto Karon Vs Ajian Tiwikrama
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 380 Episodes
Comments
MATADEWA
Selanjutnya....
2023-07-27
0
Ludwig Caspar SiregarChan
saya sebagai raider dengan terpaksa menghiatus novel ini, ceritanya terlalu ngoyo dan sangat tidak menarik, terlalu membingungkan dan membosankan..
2023-06-01
0
arfan
607
2021-06-16
0