Berbarengan dengan Cakra Buana tadi, pertarungan antara Sepasang Kakek dan Nenek Sakti melawan Ki Ragen Denta berjalan semakin sengit.
Kakek dan Nenek Sakti mulai merasa kewalahan saat ini. Pasalnya karena kekuatan yang dimiliki oleh Ki Ragen Denta semakin bertambah. Terlebih lagi saat ini ada Iblis Pengejar Nyawa yang membantunya.
Meskipun Sepasang Kakek dan Nenek Sakti merupakan pendekar tua pilih tanding, tapi mereka juga manusia. Rasa lelah mulai mendera keduanya. Tubuh mereka sudah basah kuyup oleh keringat yang terus membasahi.
"Trangg …"
"Trangg …"
Mereka terus bertarung dengan jurus-jurus yang hebat. Sudah hampir satu jam mereka bertarung, tapi kedua belah pihak nampaknya belum ada yang ingin mengaku kalah.
Namun di balik itu, bisa dilihat bahwa Sepasang Kakek dan Nenek Sakti sudah semakin lelah. Tenaga mereka hanya tersisa sedikit. Sehingga semakin lama, serangan kakek dan nenek itu semakin berkurang. Bahkan saat ini mereka hanya mampu bertahan dari semua serangan lawan.
Ki Ragen Denta tiba-tiba menyerang Kakek Sakti dengan gerakan yang rumit. Tongkat di tangan kiri dia putarkan seperti kincir angin. Sedangkan tongkat di tangan kanan, dia gerakan untuk menyerang lawan. Menusuk, memukul, atau bahkan menipu.
Serangan Ki Ragen Denta saat ini mengandung banyak tipuan. Beberapa kali Kakek Sakti hampir terkena tongkat datuk dunia persilatan itu, untungnya dia selalu bisa mengelak dengan mengandalkan kecepatannya.
"Wuttt …"
"Wuttt …"
"Trangg …" patah.
Ujung pedang Kakek Sakti patah ketika berbenturan dengan tongkat milik Ki Ragen Denta. Dia sama sekali tidak menyangka bahwa senjata pusakanya bisa di patahkan lawan. Meskipun itu hanya sedikit, tapi rasa sakit hati akibat hal tersebut, begitu besar.
Bagaimana tidak, senjata pusaka yang selalu dia andalkan bisa di patahkan, apakah tidak sakit hati?
"Kurang ajar. ****** kau orang tua sialan …"
"Wuttt …"
Kakek Sakti tiba-tiba menyerang. Seolah baru saja dia mendapatkan tenaga yang entah darimana datangnya. De…
Kisah Pendekar Maung Kulon
Pukulan Dewa Kresna
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 380 Episodes
Comments
MATADEWA
Mungkin lawan masa depan kurang jadi lawan diberi kesempatan balas dendam kemudian hari....
2023-07-29
0
arfan
419
2021-06-17
0
Erna Sukma
Mantao
2021-02-21
2