Keringat dingin mulai keluar membasahi punggung Eyang Batara Bodas. Kakek tua itu kebingungan setengah mati sebab jurus Ajian Curuk Dewa meluncur secepat kilat. Tak ada pilihan lain kecuali mengadu nyawa, pikirnya.
Maka tanpa berpikir panjang lagi, Eyang Batara Bodas berdiam di tempat dengan posisi kuda-kuda mantap. Tenaga dalamnya terus disalurkan semakin besar.
"Blarr …"
Benturan paling keras daripada semua benturan sebelumnya terjadi, tubuh kedua pendekar itu sama-sama terpental. Eyang Batara Bodas jatuh bergulingan cukup jauh. Telapak tangannya terasa remuk, bahkan telapak tangan itu gosong dan mengepulkan asap hitam.
Carka Buana sendiri terpental dan menabrak reruntuhan bangunan kerajaan. Pendekar Maung Kulon merasakan tubuhnya remuk. Untuk beberapa saat jari telunjuk tangan kanannya terasa lemas dan bergetar.
Dari sudut bibir Cakra Buana, terlihat ada darah kental. Ia menyusutnya dengan lengan kiri. Setelah itu, sekuat tenaga Pendekar Maung Kulon bangkit berdiri lagi. Begitupun dengan Eyang Batara Bodas.
Keduanya sama-sama memuji dalam hati. Menurut tebakan Cakra Buana, kekuatan Eyang Batara Bodas ini tidak berbeda jauh dengan datuk rimba persilatan yang pernah dia temui sebelumnya.
Saat keduanya sudah siap kembali, mereka lalu sama-sama menerjang ke depan. Cakra Buana dengan kepalan tangan dan cengkramannya. Sedangkan Eyang Batara Bodas dengan telapak tangannya.
Dua pendekar kembali melanjutkan pertarungan mereka.
"Plakk …"
"Bukk …"
Dalam waktu bersamaan, dada Cakra Buana terkena hantaman telapak tangan Eyang Batara Bodas. Di lain pihak, Eyang Batara Bodas juga terkena pukulan Cakra Buana di bagian ulu hatinya. Keduanya kembali terpental ke belakang.
Tapi begitu kaki mereka menginjak tanah, keduanya kembali menyerang lagi. Serangan demi serangan mulai terlihat. Pukulan dan hantaman telapak tangan terus beradu. Dua pendekar yang memiliki kemampuan tinggi ini menjadi tontonan menarik bagi para pendekar yang ada di sana.
Menurut mereka, pertarungan ini…
Kisah Pendekar Maung Kulon
Pendekar Sejati
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 380 Episodes
Comments
arfan
362
2021-06-20
0
Erna Sukma
Jooooosssss gggaaannnddoooossss
2021-02-23
0
Rukmini Ndung Qieqi
hebat Cakra buana .. lanjuttt
2020-12-03
0