"Plakk …"
"Bukk …"
"Bukk …"
Dua tangan Pendekar Maung Kulon bergerak mengarah ke titik rawan. Ketiga lawan berusaha untuk melindungi bagian-bagian tubuh yang jadi incaran Cakra Buana. Namun sayangnya, seberapa cepat mereka menahan, masih kalah cepat dengan gerak serangan Cakra Buana.
Cakra Buana melenting tinggi ke atas, begitu turun ia mendaratkan pukulan ke tanah. Bumi bergetar bahkan sampai membuat ketiga lawan terlempar naik. Saat mereka hampir menginjak tanah kembali, kaki kanan Cakra Buana sudah ia angkat lalu memberikan tendangan yang di kibaskan dari sisi kanan ke sisi kiri.
"Plakk …"
"Plakk …"
"Plakk …"
Kakinya berhasil menendang bagian pelipis. Darah segar sedikit mengalir dari pelipis tersebut. Tiga lawan merasakan pandangannya mulai kabur. Segera mereka menggeleng-gelengkan kepalanya untuk menghilang rasa kabur.
"Gila. Masih muda seperti ini tapi ilmunya sudah sangat tinggi. Sungguh beruntung dia. Aku merasa sangat kewalahan, bertiga saja seperti ini, apalagi kalau sendiri," gumam Pendekar Tua sambil memandangi Cakra Buana dari ujung kepala sampai ujung kaki.
Pertarungan berhenti sejenak. Mereka saling pandang dengan tatapan kebencian yang bercampur rasa takut. Sedangkan Cakra Buana hanya berdiri santai.
"Hanya seperti ini saja kemampuan kalian? Ternyata kalian cuma besar mulut saja," ejek Cakra Buana.
"*******. Sombong sekali mulutmu itu bocah tengik," ucap si Kipas Terbang.
"Bukankah faktanya demikian?"
"Tutup mulutmu sebelum aku robek. Rasakan Kipas Beliung milikku ini,"
"Hiatt …"
"Wushh …"
Si Kipas Terbang mengibaskan senjatanya dari bawah ke atas. Tanah tiba-tiba menyembur ke atas. Ada tenaga dalam tinggi dalam serangan tersebut. Cakra Buana menahan serangan itu dengan cara menghentakkan kakinya ke tanah.
"Dugg …"
Serangan si Kipas Maut bertemu dengan perisai tenaga dalam Cakra Buana. Serangan itu lenyap begitu saja seperti dihisap oleh sesuatu.
Dua rekannya yaitu si Pendekar Tua dan Pendekar Seruling Bambu cukup terkejut. Sebab mereka tah…
Kisah Pendekar Maung Kulon
Ajian Tapak Dewa dan Tangan Neraka Seribu Bayangan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 380 Episodes
Comments
MATADEWA
Pertarungan bakal pasti panjang beberapa Chapter....
2023-07-31
0
arfan
377
2021-06-19
0
Erna Sukma
Kereeen
2021-02-22
0