"Udah ngak papa Gus, makanya kakak berencana ngajakin dia ikut, sekaligus demi memperbaiki keharmonisan keluarga kita," balas Doni dengan senyuman diwajahnya.
"Nggak habis Fikir Agus kak, kenapa sih kakak segitunya perduli sama kak Alfin. Apa yang membuatnya begitu spesial di mata kakak, Agus nggak pernah gitu dapat kepedulian seperti itu dari kakak," umpat Agus yang sangat cemburu atas kepedulian kakaknya yang sangat peduli kepada Alfin ketimbang dirinya.
"Kamu nggak boleh begitu Gus Alfin itu kakak kamu dan dia saudara kita juga, masa kakak nggak boleh peduli sama saudara kita, gimana sih kamu ini gus?" Ucap Doni yang keheranan dengan sikap adiknya.
Fokus beranjak, kepada Alfin yang sibuk merapikan pakaian ibu dan ayahnya di dalam koper. Ia terlihat tegar mengikuti segala perintah ibu, meskipun dirinya sempat di bentak-bentak oleh ayahnya tadi pagi. Terlihat dari bekas luka lebam di pipinya sebelah kanan akibat tamparan yang keras dari sang ayah.
"Bisa cepat ngak," gertak ibu dengan matanya yang tampak melotot melanjutkan merias wajahnya.
"Ya Bu," lirih Alfin mengikuti segala perintah Ibunya.
"Fin sini kamu," teriak ayah yang sedang memanggilnya.
"Tuh cepat ayahmu manggil jangan lama-lama ingat!"
Terlihat Alfin melangkah cepat untuk pergi mendekati asal suara ayahnya, yang terdengar memanggil namanya dari garasi mobil.
"Cepat sini, kamu ini lama banget sih," ucap ayah yang merasa kesal dengan kelemotan putranya.
"Maaf ayah Fin tadi,"
"Udah kamu jangan banyak omong, sekarang kamu masukkan semua barang-barang ini kedalam mobil, jangan sampai ada yang ketinggalan," ucap ayah dengan sangat tegas meninggalkan putranya sendiri untuk mengangkat banyaknya barang-barang bawaan.
"Baik yah,"Balas Alfin.
Terlihat Alfin berusaha dengan giat mengangkat satu-persatu barang bawaan yang sebelumnya telah dipersiapkan oleh saudaranya Doni dan Agus. Karena barang bawaan itu terlalu berat, mereka meminta bantuan kepada ayahnya untuk mengangkat barang bawaan itu ke dalam mobil. Akan t…
Saudara Tiri
aku selalu disalahkan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 62 Episodes
Comments