"Bu maafkan Alfin Bu, Alfin menyesal telah kabur dari rumah," ucap Alfin seraya melantur tak jelas gemeletuk kedinginan di bawah keheningan malam.
Kak Doni yang masih belum tidur, terus mengipasi tubuh Alfin dengan sepotong kardus lusuh yang ada di tangannya. Demi menghalangi gigitan nyamuk, yang terus memberikan rasa sakit menusuk kulit. Mereka berbaring, menyamping menghadapkan wajah satu sama lain dengan tangan kiri yang saling mendekap hebat jari-jemari kecilnya. Seraya membagi rasa pilu, melalui genggaman tangan. Tapi Apalah daya, sorot mata Doni semakin sendu tak bisa melihat raut wajah Alfin yang kian kabur, bagaikan redupnya cahaya rembulan malam itu. Larut dalam keheningan.
"Haah! tubuhmu makin panas aja Fin. Kenapa ya? tak kunjung hilang, sakit dalam tubuhmu ini," keluh Doni merasakan panasnya genggaman Alfin.
"Ibu, ayah, maafkan Alfin yang selalu saja mengecewakanmu," rintihan Alfin mengigau tak jelas karena tingginya panas pada tubuhnya.
"Maafkan kakak Fin, hingga membuatmu semenderita ini," lirih Doni seraya mengecek dahi Alfin yang di basahi oleh keringat dingin.
Adiknya Alfin, terlihat semakin gemeletuk kedinginan. Terdengar dari suara nafasnya yang gemetar keluar melalui mulutnya, dikarenakan pakainya yang basah kuyup oleh hujan sore itu. Atau mungkin, karena tekanan batinnya yang kian tertekan dengan masalah yang selalu datang bertubi-tubi.
Kak Doni, yang tak tega melihat saudaranya Alfin se-menderita itu. Dengan Suhu tubuhnya, yang kian semakin tinggi. Membuatnya terpaksa melepaskan pakaian yang ia kenakan. Demi mengompres dahi saudaranya itu akibat panas ditubuhnya yang terus semakin tinggi.
"Tidur yang nyenyak Fin, teruslah bermimpi hingga kau bisa menggapai setiap angan-angan mu yang tinggi itu. Doa kakak akan selalu menyertaimu," bisik Doni seraya mengipasi tubuh Alfin demi menghalangi tubuh adiknya, itu dari gigitan nyamuk.
Tanpa kak Doni sadari punggungnya, kian di penuhi oleh gigitan nyamuk yang sangat perih menusuk kulitnya. Dikarenakan pak…
Saudara Tiri
ruang rindu berbalut pilu
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 62 Episodes
Comments