Sudah satu Minggu hari berlalu selama itu pula keharmonisan keluarga mereka terus merenggang. Sebab setiap hari mereka selalu dibayang-bayangi akan kenangan indah mereka bersama sang kakak. Tak mudah keluarga mereka melupakannya, hingga Alfin lah yang harus menanggung akibat atas segala pelampiasan amarah ibu dan ayahnya.
Tepat pada hari ini merupakan hari Senin sebelum Alfin berangkat ke sekolah dengan seragam putih biru lengan panjang yang ia kenakan. Pada hari itu Alfin sangat bimbang untuk menyalimi ibu dan ayahnya, sebelum berangkat ke sekolah. Sebab setelah kematian sang kakak, Alfin sangatlah dibenci oleh keluarga mereka. Meskipun begitu dirinya tetap berusaha bersabar, meski kini ia sangat ketakutan dengan amarah mereka.
"Ibu ayah. Fin berangkat ke sekolah dulu ya!"ucapnya ragu-ragu hendak menyalami tangan sang ibu, yang sedang merapikan dasi ayahnya sebelum berangkat ke kantor.
Belum sampai Alfin menggapai tangan ibunya, sang ibu dengan angkuh menepis tangan remaja itu dengan raut wajah judes.
"Sudah pergi sana, jangan sentuh tanganku ini!"gertaknya dengan nada tinggi.
Mengetahui istrinya marah besar sang ayah Azkara menatap putranya Alfin dengan tatapan sinis penuh dengan kebencian.
"Kau mau apa lagi!? mau uang. In-i?" gertak ayah mengambil uang recehan dalam sakunya, seketika itu juga langsung di lemparkan tepat ke wajah cemas Alfin."ambil semuanya, sekarang enyahlah dari hadapan ku," ucapnya dengan nada tinggi.
Dengan merindukan kepala seraya mencengkram erat kedua lengan
tasnya, ragu-ragu Alfin berkata.
"Alfin ngak mau uang yah, Alfin cuma mau salam sebelum berangkat ke sekolah," ucapnya dengan nada pelan, meski air mata ini hampir lolos dari matanya yang sayu.
Setiap ayahnya menatap wajah putranya Alfin, seketika itu juga dirinya langsung terbayang akan wajah ceria putranya Doni. Akibatnya emosi ayah semakin meluap, sehingga ia dengan kasarnya, mendorong punggung putranya itu untuk segera enyah dari hadapannya.
"Pergi kau sekarang juga!" ucapnya menunj…
Saudara Tiri
kebangkitan sang pecundang
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 62 Episodes
Comments